MUI Dumai Imbau Ummat Lebih Waspada Terhadap Gafatar dan Aliran Sesat Lainnya
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Rabu, 27 Januari 2016 03:01:48
MUI Dumai Imbau Ummat Lebih Waspada Terhadap Gafatar dan Aliran Sesat Lainnya
KETERANGAN GAMBAR :
Lukman Syarif, MA. Ketua MUI Kota Dumai

DUMAI, UTUSANRIAU.CO - Menyikapi maraknya isu dan fenomena aliran sesat yang menyesatkan ummat Islam, MUI Kota Dumai mengajak seluruh elemen Ummat Islam Kota Dumai untuk lebih bersikap waspada terhadap semua bentuk penyesatan ummat, baik yang berseragam agama ataupun berkedok kegiatan-kegiatan sosial untuk menyamarkan misi penyesatan yang mereka laksanakan. 

Sesungguhnya setiap yang mahal dan bernilai tinggi seperti emas dan intan pasti ada tiruan dan bentuk palsunya yang dilakukan orang atau kelompok tertentu untuk tujuan dan keuntungan materi dan duniawi. 

Janganlah kita tinggalkan agama karena banyak yang palsu, tetapi selalulah berusaha untuk meningkatkan ilmu dan keimanan dalam beragama agar tak mudah tertipu walaupun banyak yang palsu. 

MUI Kota Dumai mengajak ummat Islam Kota Dumai, agar lebih teliti dan waspada terutama terhadap pembawa  aliran sesat dan meragukan, yang cenderung mengabaikan ilmu agama dan tidak menghormati para ulama, bahkan terkadang pemimpinnya tak mampu membaca Alqur’an dan Hadis dengan baik dan benar namun sering mengaku sebagai orang benar dan suci dengan menyalahkan dan merendahkan orang lain.

Aliran sesat biasanya tak terlepas dari motif-motif berikut; politik dan pengaruh sosial, syahwat terselubung, keuntungan materi ataupun kesombongan dan sikap fanatisme yang berlebihan. Kesemua ini biasanya diterjemahkan dalam berbagai bentuk dan rupa seperti penggalangan dana wajib pada setiap anggota, dan penyatuan suara melalui tokoh sentral yang dianggap suci,  serta penghalalan hubungan seksual bebas sesama anggota kelompok dengan pembenaran logika sempit dan picik serta pembelokan ajaran dan dalil-dalil agama.  

MUI Kota Dumai merasa sedih dan turut berduka dengan bencana keimanan yang dihadapi oleh Ummat Islam Indonesia, terutama fenomena Gafatar yang telah menjadi isu dan masalah nasional dengan menjadikan ribuan ummat Islam meninggalkan ajaran Islam seperti sholat dan ibadah lainnya serta terpisah dari keluarga.  

Sebagai sebuah bentuk respon segera dan usaha dakwah jama’i (bersama) yang nyata, guna menyikapi penyebaran aliran sesat Gafatar, sebagaimana yang telah difatwakan oleh Majelis Permusyawaratan Ulama Propinsi Aceh Nomor 01 Tahun 2015, Bahwa Ajaran (pemahaman, pemikiran, keyakinan dan pengamalan) Gerakan Fajar Nusantara (GAFATAR) adalah metamorphosis Dari Millata Abraham dan al-Qiyadah al-Islamiyah, MUI Kota Dumai bekerjasama dengan Persatuan Muballigh Dumai (PMD) dan Masjid Al Hidayah Jalan Teladan Jaya Mukti, pada hari Minggu 31 Januari 2016 akan melaksanakan seminar sehari: Mewaspadai Bahaya Aliran Sesat, yang terbuka untuk Muslimin dan Muslimat Kota Dumai, dengan narasumber: Lukman Syarif, MA.  

Ketua MUI Dumai dan H. Abdul Shomad, LC, MA. Dai Kondang Propinsi Riau. Melalui seminar ini akan dipaparkan tentang kriteria dan kiat mengenali ajaran sesat serta upaya untuk menghindarnya, termasuk tentang aliran syi’ah yang banyak menjadi pertanyaan masyarakat Kota Dumai akhir-akhir ini. 

**** Rilis, Lukman Syarif, MA. Ketua MUI Kota Dumai

 
INFO TERKAIT 
 Minggu, 23 September 2018 06:09:36
Rusli Ahmad: Kunjungan PWNU Riau ke LAM Riau dalam Rangka Silaturahim
 Kamis, 13 September 2018 09:09:50
Tokoh Masyarakat Bengkalis Ingin PWI Bengkalis Lebih Baik
 Sabtu, 11 August 2018 07:08:50
Presiden akan Anugerahi Almarhum Tenas Effendy Gelar Kehormatan
 Selasa, 16 Januari 2018 05:05:30
Bupati Inhil Hadiri Haul Sultani Aulia Syekh Abdul Qadir Al - Jaelani
 Kamis, 12 April 2018 08:04:00
Pemkab Rohul Mulai Perhatikan Makam Raja Rambah
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca