Pilkada Serentak, Masyarakat di Minta Jeli Memilih Pemimpin
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Selasa, 07 Februari 2017 04:02:50
Pilkada Serentak, Masyarakat di Minta Jeli Memilih Pemimpin
KETERANGAN GAMBAR :
Suroyo Direktur Lembaga Pemberdayaan dan Aksi Demokrasi (LPAD) Wilayah Riau

PEKANBARU, UTUSANRIAU.CO - Menjelang Pemelihan Kepala daerah (PILKADA) serentak seluruh Indonesia yang akan berlangsung tanggal 15 Februari 2017, "Lembaga Pemberdayaan dan Aksi Demokrasi (LPAD) Wilayah Riau meminta kepada masyarakat untuk jeli memilih pemimpin untuk lima tahun mendatang".

Hal ini disampaikan oleh Direktur LPAD Suroyo di kantornya Jalan Bakau no. 36 Pekanbaru, Selasa (07/2/2017). Menurutnya masyarakat harus menjadi pemenang dalam pesta demokrasi lima tahunan ini. Jangan sampai masyarakat buta terhadap calon pemimpin yang akan dipilihnya. Kita harus beda semua rekam jejak calon baru kemudian kita tentukan pilihan untuk pemimpin kita. Pihaknya memberikan tips cara memilih pemimpin yang baik dan benar kepada masyarakat khususnya masyarakat yang ada di kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar yang ikut dalam Pilkada Serentak mendatang.

Pertama kita harus lihat rekam jejak calon yang akan pilih.  ini penting dilakukan masyarakat namun perlu pro aktif kita bersana untuk mencari rekam jejak calon apakah rekam jejaknya baik atau tidak, kalau baik maka perlu menjadi bahan pertimbangan kita untuk memilihnya.

Kemudian Untuk calon petahana, perhatikan, apakah selama lima tahun menjabat sesuai atau tidak apa yg dibuat dengan apa yg dikampanyekan lima tahun lalu. Ini penting kita lakukan untuk melihat apakah janji yang disampaikan sejalan dengan apa yang dikerjakan. Dan untuk calon yg baru, perhatikan apakah program yg ditawarkan realistis dan sesuai dengan aspirasi kita.

Terakhir  jangan pernah percaya kepada calon yg minta dipilih dengan cara memberi uang atau materi lainnya sebab bisa dipastikan ketika memimpin bisa dipastikan akan melukan tindak pidana korupsi untuk mengembalikan modal kampanyenya.

Namun yang paling penting dari itu semua adalah keterlibatan masyarakat untuk mengawai Pilkada serentak ini agar berjalan aman dan tertib. Dan jangan adalagi money politic khususnya di Pilkada kota Pekanbaru dan Kampar, Tutup Suroyo. **Rls

 
INFO TERKAIT 
 Minggu, 29 Juli 2018 11:07:56
Kota Siak Ditetapkan Jdi Cagar Budaya Nasional
 Senin, 26 Maret 2018 10:03:43
Persoalan Klasik Daftar Pemilih
 Minggu, 17 Desember 2017 12:12:17
PERS Bebas Bukan "Liar" Tanpa Aturan
 Selasa, 10 Oktober 2017 08:10:15
Konstelasi Politik Jelang Pilgub Riau 2018
 Senin, 02 Oktober 2017 10:10:31
Nasib 300 Desa Pasca Perda RTRWP Riau di Ketok Palu
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca