Tertangkap Buang Sanpah, Oknum Masyarakat Didenda Rp50 Juta
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Jumat, 18 August 2017 06:08:45
Tertangkap Buang Sanpah, Oknum Masyarakat Didenda Rp50 Juta
KETERANGAN GAMBAR :
Kepala DLHK Kota Pekanbaru, Zulfikri SH/ Net

PEKANBARU, UTUSANRIAU.CO - Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) tidak main-main dalam memberikan sanksi kepada oknum masyarakat Pekanbaru yang tertangkap membuang sampah sembarangan.  Lantaran sanksi yang diberlakukan itu sesuai Peraturan Daerah (Perda) nomor 8 tahun 2014 tentang pengelolaan sampah.

"Ini bukan sosialisasi lagi dan teguran saja yang kami lakukan. Kami akan langsung menangkap dan memberikan  sanksi denda sebesar Rp2,5 juta sampai Rp50 juta,'' ungkap Kepala DLHK Kota Pekanbaru, Zulfikri SH , Jumat (18/8/17).

Dikatakan Zulfikri, maka denda akan mulai diberlakukan September mendatang. ''Pada bulan September kami  lakukan sanksi bagi masyarakat yang kedapatan membuang sampah sembarangan. Kami tak main-main, karena sanksi ini akan kami lakukan,"  tegasnya.
    
Dijelaskan Zulfikri, untuk bulan Agustus ini, pihaknya masih memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan tempat. ''Karena sudah bentuk Tim Satgas Kebersihan yang akan melakukan sosialisasi mulai Pukul 06.00 WIB hingga Pukul 18.00 WIB, Makanya jika tertangkap, akan kita tindak," imbuhnya.
    
Ditambahkan Zulfikri, tujuan pemberian sanksi ini agar masyarakat Pekanbaru menjaga kebersihan dan membuang sampah di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang telah disediakan oleh Pemko Pekanbaru.

"Karena jika tidak disanksi, masyarakat akan tetap membuang sampah sembarangan. Untuk itu kita sangat  berharap masyarakat bisa disiplin saat membuang sampah. Selain itu, kita juga harapkan partisipasi masyarakat supaya mematuhi aturan waktu pembuangan sampah,"tutup Zulfikri.**ur2

 
INFO TERKAIT 
 Sabtu, 09 Juni 2018 05:06:59
Pantauan BMKG Pekanbaru, 14 Hotspot Muncul di Sumatera
 Rabu, 30 Mei 2018 08:05:42
Apindo Riau: Tanpa Regulasi Perizinan Baik, RTRW Riau Itu Tak Berarti Apa-Apa
 Rabu, 28 Maret 2018 06:05:44
RTRW Jadi Stimulan Positif Pengembangan Daerah
 Rabu, 23 Mei 2018 04:05:58
Warga Rohul Harus Waspada Intesitas Curah Hujan Tinggi Diprediksi Akan Terjadi Banjir
 Senin, 14 Mei 2018 10:05:50
TingkatkĂ n Kelestarian Laut, Forhati Gerakkan Tanam Mangrove
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca