Jambore PAUD 2017 Hasilkan Rekomendasi Permainan Tradisional Jangan di Tinggalkan
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Kamis, 07 September 2017 08:09:05
Jambore PAUD 2017 Hasilkan Rekomendasi Permainan Tradisional Jangan di Tinggalkan
KETERANGAN GAMBAR :
Bupati Bengkalis Amril Mukminin di dampingi Bunda PAUD, Kasmarni Amril menyerahkan sejumlah makanan tambahan dan peralatan sekolah kepada anak usia dini, pada Jambore PAUD tingkat Kabupaten Bengkalis, Rabu (6/9/2017).

BENGKALIS, UTUSANRIAU.CO - Bupati Bengkalis Amril Muknin memberikan pengarahan sekaligus membuka secara resmi Jambore Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tingkat Kabupaten Bengkalis tahun 2017, di Lapangan Tugu Bengkalis, Rabu (6/9/2017) pagi.

Dalam kesempatan itu, Bupati Bengkalis dengan sangat tegas menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tinggi kepada seluruh stakeholder yang ikut serta mewujudkan berdirinya berbagai lembaga PAUD di desa/kelurahan.

Meski telah berdiri, Bupati mengingatkan, keberadaan institusi PAUD dimaksud, tidak akan optimal, jika tidak diikuti dengan penyediaan sumber daya pendidik PAUD yang memenuhi standar dan kompetensi seperti yang dipersyaratan.

"Karena itu dan sesuai tujuan jambore paud ini, kami harapkan kegiatan ini benar-benar dapat meningkatkan pengetahuan pendidik PAUD, baik dari sistem pengajaran serta kredibilitas pengajarnya," pintanya.

Ia berharap, Jambore PAUD tingkat Kabupaten Bengkalis tahun 2017, dapat menghasilkan rekomendasi tentang pelaksanaan program pengembangan, pengasuhan dan PAUD yang mengakar pada karakter dan budaya masyarakat di daerah ini, yaitu budaya melayu.

Kegiatan  Jambore Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tingkat Kabupaten Bengkalis tahun 2017, dapat menghasilkan rekomendasi tentang pelaksanaan program pengembangan, pengasuhan dan PAUD yang mengakar pada karakter dan budaya masyarakat di daerah ini, yaitu budaya melayu.

"Pentingnya program yang mengakar dimaksud, bukan semata-mata sebagai salah satu upaya untuk memperkenalkan dan melestarikannya kepada anak sejak dini. Namun lebih dari itu, seperti permainan tradisional, banyak sekali tunjuk ajar, baik itu yang bersifat kooperatif, rekreatif maupun edukatif, yang dapat digunakan untuk rangsangan terhadap perkembangan kepribadian, psikomotor, kognitif, maupun sosialnya anak," jelas Bupati Bengkalis.

Sebagai contoh, terang Amril, permainan congklak. Meskipun terlihat sederhana, banyak filosofis termaktub di dalamnya. Misalnya, mengajarkan anak-anak untuk menabung dan saling berbagi dengan orang lain.

Di kesempatan itu, Bupati Bengkalis Amril Mukminin, bersama Bunda PAUD dan unsur Forkopimda lainnya, juga memberikan sejumlah makanan tambahan dan perlengkapan belajar untuk anak usia dini, jas almamater S1 untuk guru PAUD secara simbolis dan penyerahan pembuatan alat souvenir dari Disbudpora Bengkalis kepada PK KNPI Kecamatan Bengkalis dan Bantan.

Turut hadir pada pembukaan jambore tersebut, Bunda PAUD Kabupaten Bengkalis, Kasmarni Amril, Ketua Pengadilan Negeri Bengkalis, Sutarno, sejumlah perwakilan pejabat Forkopimda, Ketua MUI Kabupaten Bengkalis, H Amrizal, sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis  dan tamu undangan lainnya.(rilis/yul)

 
INFO TERKAIT 
 Minggu, 24 September 2017 11:09:17
Rohis SMAN 1 Kepenuahan Taja Kegiatan Tahun Baru Islam 1439H/2017M
 Sabtu, 23 September 2017 10:09:25
Gaji Guru Honor Terbentur UU dan Peraturan Permendagri Nomor 14 Tahun 2016
 Selasa, 19 September 2017 05:09:49
Gubri Wagubri Hadiri Rakor Pimpinan Satuan Karya Gerakan Pramuka Provinsi Riau Tahun 2017
 Minggu, 17 September 2017 06:09:03
SMAN1 Kepenuhan Galang Dana untuk Rohingnya Capai Rp5 Juta
 Rabu, 13 September 2017 04:09:22
Anggota DPD RI Komite III Kunjungi SLB Meranti
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca