Jaksa Periksa Kadisperindag Pekanbaru
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Kamis, 07 September 2017 10:09:43
Jaksa Periksa Kadisperindag Pekanbaru
KETERANGAN GAMBAR :
Jaksa Periksa Kadisperindag Pekanbaru/ Foto Internet

PEKANBARU, UTUSANRIAU.CO  - Kejati Riau memeriksa Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut, Rabu (6/9/17), sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi dana penerangan jalan tahun 2016.
 
Ingot tiba di Kantor Kejati Riau sekitar pukul 09.30 WIB dan langsung menuju ruang Pidana Khusus Kejati Riau. Ia keluar dari ruang pemeriksaan  sekitar pukul 12.00 WIB.

"Iya diperiksa sebagai saksi terkait dugaan korupsi penerangan jalan di Pekanbaru," ujar  Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Riau, Muspidauan SH.

Muspidauan enggan merinci tentang materi pemeriksaan terhadap Ingot. Ia menyatakan, pemeriksaan untuk mengetahui harga satuan barang yang dibeli dalam pengadaan penerangan jalan tersebut.

"Kita panggil sebagai dalam kapasitas Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru. Ini pemeriksaan pertama (Ingot)," kata Muspidauan.

Terpisah, Ingot mengakui dimintai keterangan terkait harga lampu jalan. "Ditanya tentang harga satuan," kata Ingot.

Pengadaan lampu jalan bersumber dari Batuan Keuangan Provinsi Riau tahun 2016 sebesar Rp6 miliar lebih. Anggran itu diduga dimarkup jauh dari harga sebenarnya.

Kegiatan masuk dalam Peningkatan Operasi dan Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Penerangan Jalan Swasta dan Lingkungan Kota Pekanbaru tahun 2016 di Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Pekanbaru. Pagu anggaran kegiatan itu sebesar Rp6,7 miliar. Untuk kontraknya sendiri, itu sekitar Rp6,3 miliar.

Informasi dihimpun, salah satu proyek dalam kegiatan itu adalah pengadaan lampu jalan LED di Kota Pekanbaru. Kendati telah selesai dikerjakan, sejumlah lampu tak kunjung menyala. Bahkan kabel yang sudah dipasang malah dicopot oleh pihak supplier.

Dalam kasus ini, jaksa penyidik sudah memeriksa sejumlah saksi, termasuk ahli. Penyidik juga sudah menyita dokumen dan sejumlah uang. Kejati menargetkan penetapan terangka pada minggu ketiga September. **Rpc/nur

 
INFO TERKAIT 
 Jumat, 17 November 2017 08:11:03
Hakim Vonis Mantan Kasatpol PP Bengkalis 16 Bulan Penjara
 Jumat, 17 November 2017 08:11:42
Sejumlah Tersangka Dugaan Tipikor RTH Laporkan Aspidsus Kejati ke Polda
 Kamis, 16 November 2017 06:11:32
Operasi Zebra Siak 2017 : Pelanggaran Lalu Lintas Rohul Meningkat 188 Parsen
 Kamis, 16 November 2017 06:11:26
JPU Tuntut Hukuman Mati Bandar Narkoba Eri Jack
 Selasa, 14 November 2017 05:11:52
Alhamdulillah....Perkara Narkotika di Rohul Menurun Dari Tahun Lalu
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca