Indra Gunawan "Meradang" Akan Hentikan Proyek MY Duri-Sei Pakning
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Selasa, 12 September 2017 06:09:20
Indra Gunawan "Meradang" Akan Hentikan Proyek MY Duri-Sei Pakning
KETERANGAN GAMBAR :
hearing bersama Komisi II DPRD Bengkalis pembangunan Multiyers.

BENGKALIS, UTUSANRIAU.CO - Setelah tinjau lapangan Komisi II DPRD Bengkalis hari ini Selasa (13/9/2017) lansung memanggil dinas PUPR dan kontraktor PT Citra Gading Astritama (CGA) sebagai pelasana proyek Multiyers Duri-Sei Pakning yang mempertanyakan progres pekerjaan dan tidak ada konsultan pengawas

Proyek Maneger PT CGA (Cita Gading Asritama) Arifin Aziz mengatakan progres pelaksanaan proyek Multiyers Duri-Sei Pakning sekitar 1,477 persen perbulan Agustus dari target yang harus dicapai 3,579 persen (defiasi 2,103 persen).

Hal itu diungkapkan dia ketika hearing bersama Komisi II DPRD Bengkalis pembangunan Multiyers.

"Pencapaian progres mulai penimbunan baru 1,477 persen dari skedul 3,579 persen peragustus, kendala yang kami hadapi adalah masalah sosial dengan warga masyarakat terutama warga minta ada ganti rugi lahan dan bangunan dan kita harus menghentikan pekerjaan dan berpindah ke STR lain"ungkap Arifin.

Dia mengungkap, perusahaan CGA menarget progres 15 -17,5 persen pada Desember mendatang.

Plt Dinas PUPR Tajul Mudarris mengatakan permasalahan sosial bagi warga yang terkena lahan dan bangunan sudah di sosialisasi baru baru ini dikantor camat bandar laksamana bersama kades tamiang dan kades Tj leban. " Untuk pergantiang lahan yang terkena proyek tidak ada ganti rugi untuk bangunan dan tanaman kita sedang hitung dengan tim percepatan ada beberapa SKPD yang terlibat" terang tajul.

Wakil Ketua DPRD Bengkalis, H Indra Gunawan Phd, dalam hering tersebut mempertanyakan lambannya proses penetapan pemenang tender konsultan pengawas proyek untuk multiyears Duri-Pakning agar pihak PUPR segera mempertanyakan ke pokja (ULP) apa penyebab keterlambatan tersebut dan mengusulkan kalau ada permasalahan dewan bisa membantu.

"saya harap pemerintah harus cerdas permasalahan ini bukan hanya di proyek MY proyek- proyek lain pengawasan banyak tidak ada (tender dan PL) pihak dinas PUPR bisa gunakan Polbeng bengkalis kalau memang konsultan tidak ada jangan semua kegiatan di copipaste'"papar eet.

"Informasi yang saya terima sudah delapan kali tender tapi tidak kunjung ada pemenangnya. Ada apa ini, kok seperti ini ULP (Unit Layanan Pengadaan). Bisa kacau pekerjaan di lapangan kalau tidak ada pengawasnya," kesal Indra, Senin (11/9/2017).

sebelum meninggalkan hering tersebut Wakil Ketua DPRD Bengkalis, H Indra Gunawan Phd mengatakan "Proyek MY ini di hentikan dulu sebelum ada konsultan pengawas" tegas eet.

Hearing dipimpin Ketua Komisi II Syahrial. Hadir Wakil Ketua Indra Gunawan, calon Ketua DPRD Abdul Kadir, Wakil Ketua Kaderismanto, sejumlah anggota DPRD Bengkalis dan Plt Kadis PUPR Tajul Mudarris beserta staf. (yul)

 
INFO TERKAIT 
 Rabu, 22 November 2017 11:11:58
Dapat Dukungan Dewan, Pengelolaan Bandar Kayangan Diserahkan kepada Perusahan Daerah
 Rabu, 22 November 2017 10:11:15
Pemko Terima Hibah dari Kementrian PUPR
 Rabu, 22 November 2017 10:11:15
Dinas PUPR Siap Pelihara dan Rawat Tanaman di RTH
 Rabu, 22 November 2017 10:11:18
Hadapi Pemilu, ASN Dan Kepala Desa Harus Netral
 Selasa, 21 November 2017 01:11:18
Camat Sukajadi Buka Pelatihan Perbaikan dan Intalasi Program PMBRW Tahun 2017
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca