Herman: Usaha Penangkaran Burung walet Tidak menguntungkan Bagi Daerah
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Selasa, 12 September 2017 06:09:42
Herman: Usaha Penangkaran Burung walet Tidak menguntungkan Bagi Daerah
KETERANGAN GAMBAR :
Foto penankaran burung walet

MERANTI, UTUSANRIAU.CO - Pada dasarnya  penangkaran Burung walet  merupakan aset guna meningkatkan pendapatan daerah , keberadaannya  , sebenarnya  dapat menyerap tenaga kerja lokal  jikalau mengikuti ketentuan  yang berlaku dan mengacu  pada peraturan Daerah (Perda).

Dikabupaten kepulauan Meranti  perkembangan  usaha penangkaran burung walet  sangat menjamur dari tahun ke tahun , namun  perkwmbangan usaha tersebut  tidak berdampak bagi Daerah .

Kepala Badan  pengelolaan pajak dan Retribusi Daerah  kepulauan meranti , H Herman ST.MT  ketika di komfirmasi  , pada selasa ( 12/9/17 )   pagi  , kepada media mengatakan ,"  bahaa keberadaan  usaha penangkaran burung walet  tidak memberikan  mamfaat bagi Daerah .

Herman juga , mengatan kalau usaha  penangkaran burung walet  yang ada di meranti ini akan menjadi target oleh pihaknya  " ya  , karena sudah bertahun - tahun keberadaannya  tidak menguntungkan Daerah," kata Herman .

Seharusnya dengan harga 15 juta perkilo gram, bangunan Penangkaran burung walet  mampu  membayar  pajak  untuk retribusi  ke Daerah  ," jelas Herman .

Untuk itu dalam waktu dekat ini ,  pihaknya akan membentuk tim  dan melakukan  monitoring ke ruko-ruko  yang berada di  wilayah selat panjang  ,  kita akan  jemput bola , akan kita data satu -persatu dan kita jumlahkan  ke untungan mereka  ," tegasnya.

H .Herman juga menjelaskan ," kalau usaha Penangkaran  burung walet  tersebut  sudah ada peraturan Daerah  (Perda)  dan juga peraturan Bupati ( perbup) ,"untuk itu  pemilik usaha  wajib membayar pajak  ," tutup Herman .(nina)

 
INFO TERKAIT 
 Rabu, 20 September 2017 05:09:34
Pemko Bayarkan Ganti Rugi Lahan Pelebaran Jalan HR Subrantas Rp 359 Juta
 Rabu, 20 September 2017 05:09:45
Bahas Masalah Aset Eks Chevron, BPKAD Gelar Pertemuan dengan Kementrian Keuangan
 Rabu, 20 September 2017 05:09:34
Johansyah Syafri : Pembangunan Jalan Kota Bengkalis Atas Persetujuan Bersama Eksekutif dan Legislatif
 Rabu, 20 September 2017 05:09:15
212 yang Diserahkan SK CPNS, 7 Belum Ada NIP
 Rabu, 20 September 2017 01:09:34
Kabapenda Pekanbaru Kota Gelar Sertijab Sekban
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca