Tabligh Akbar Love Rohingya Berhasil Galang Dana Rp 480.001.841
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Kamis, 14 September 2017 12:09:37
Tabligh Akbar Love Rohingya Berhasil Galang Dana Rp 480.001.841
KETERANGAN GAMBAR :
Tabligh Akbar Love Rohingya Berhasil Galang Dana Rp 480.001.841

PEKANBARU, UTUSANRIAU.CO - Acara Tabligh Akbar Love Rohingya dan Penggalangan Dana yang diadakan oleh Dompet Dhuafa Riau bekerjasama dengan Pusat Kajian dan Pengembangan Dakwah Baitus Sa'adah, BKOW Provinsi Riau, dan Badan Kesejahteraan Masjid Raya An-Nur Provinsi Riau serta didukung oleh organisasi kepemudaan, organisasi kewanitaan, kampus, dan berbagai entitas masyarakat yang diadakan di Masjid Raya An Nur Provinsi Riau berhasil menggalang dana senilai Rp. 480.001.841. Angka ini adalah hasil penghitungan final khusus penggalangan sejak campaigne dibuka sampai acara Tabligh Akbar dilaksanakan.
 
Tabligh Akbar Love Rohingya mendapat perhatian khusus masyarakat Riau. Masjid Raya An Nur Provinsi Riau penuh sesak dihadiri jamaah. Bahkan sebagian harus berdiri di pintu utama dan tangga masjid. Acara yang dimulai sejak ba'da Magrib ini sangat dirasakan energi positifnya oleh jamaah. Tidak hanya penggalangan dana yang maksimal. Lebih dari itu, semua do'a-do'a yang dilantunkan selama acara sangat menggugah jiwa.
 
Ali Bastoni, Pimcab Dompet Dhuafa Riau, dalam sambutannya menyampaikan, "Saya sangat yakin tragedi kemanusiaan yang terjadi di Rohingya sudah menjadi isu umat. Semua tahu dan melihat foto dan video yang beredar di media massa dan media sosial. Sebagai lembaga kemanusiaan, Dompet Dhuafa Riau berinisiatif membangun komunikasi dan mengajak berbagai entitas untuk melebur melakukan acara penggalangan dana, sehingga terwujud acara malam hari ini"
 
Mengawali acara penggalangan Dana, Direktur Mobilisasi ZIS Dompet Dhuafa, Bambang Suherman menyatakan dengan tegas: "Cukup 2 alasan bagi kita untuk peduli Rohingya; pertama, alasan kemanusiaan. Atas status sebagai manusia, hati kita akan menolak tragedi-tragedi kemanusiaan yang dipertontonkan dengan sangat sadis. Tidak perlu melihat ras, bangsa, dan agama mereka. Alasan kedua, karena kita seakidah dengan mereka. Mereka adalah muslim."
 
Bambang Suherman yang bangga menyebut dirinya sebagai aktivis kemanusiaan melanjutkan, "Harus ada yang menentang semua kezhaliman yang terjadi di permukaan bumi ini, agar dunia tahu bahwa kita tidak setuju dengan kezhaliman-kezhaliman yang berlaku. Di saat bersama, krisis kemanusiaan yang terjadi harus menjadi tanggungjawab kita bersama. Mari rapatkan shaf untuk saling menguatkan. Semoga Allah merahmati kita". Sebagai lembaga kemanusiaan Dompet Dhuafa bersama lembaga lainnya akan melakukan 2 bentuk intervensi di Rakhine; membangun sekolah dan mengirim guru dan membangun perekonomian masyarakat yang mayoritas dikuasai oleh muslim." Lanjutnya.
 
Setelah mendengarkan kiprah aksi kemanusiaan yang diperankan Dompet Dhuafa, Ustadz Abdul Somad, sebagai ulama, beliau mengarahkan umat, "Muslim Rohingya adalah saudara kita yang wajib mendapat perhatian kita. Tidak pandang apa sukunya, bangsanya, dan rasnya. Jika mereka muslim, mereka adalah saudara kita. Orang-orang yang tidak peduli dengan muslim lain, bukan umat yang baik."
 
Lebih lanjut beliau menegaskan, "Saudara-saudara kita di Rohingya jika mereka ditindas lalu wafat, urusan mereka selesai di dunia, mereka syahid. Tetapi kita yang masih hidup apakah akan mati husnul khatimah?! Ketika kita tidak peduli dengan muslim Rohingya, nanti di akhirat Allah akan bertanya; ketika saudara-saudaramu tertindas di Rohingya, apa yang engkau lakukan?. Mari merenung dan berbuat. Setidak-tidaknya berdo'alah. Saya selalu berusaha menjadikan do'a saat qunut Subuh untuk saudara kita Muslim Rohingya".
 
Gubernur Riau, H. Arsyad Juliandi Rachman, MBA dalam sambutannya menyatakan,  "Saya secara pribadi dan Pemprov Riau ikut peduli dengan krisis kemanusiaan yang terjadi di Rohingya dan mengajak masyarakat untuk ikut peduli. Mereka adalah saudara-saudara kita. Sebagai wujud peduli, saya menitipkan uang senilai 20 juta Rupiah untuk saudara-saudara kita di Rohingya". Wakil gubernur yang ikut hadir dalam acara Tabligh Akbar juga berinfaq senilai 10 juta Rupiah.
 
Dalam penggalangan dana semalam, seorang anak muda menyerahkan hasil patungan infaq senilai 101 juta Rupiah. Suasana menjadi haru, karena donasi itu diserahkan. Setelah diselidiki, ternyata donasi sebanyak itu berasal dari sekelompok anak muda yang sebagiannya belum menikah. Kata perwakilan yang menyerahkan donasi, "ini hasil penggalangan dana yang kami lakukan di tempat kerja kami hari ini, kami serahkan untuk saudara-saudara kami di Rohingya"
 
Dari kalangan civitas akademika, keluarga besar Fakultas Teknik Universitas Riau menyerahkan donasi senilai 13 juta Rupiah dan keluarga besar Universitas Lancang Kuning menyerahkan 11 juta Rupiah. Dari kalangan muslimat, BKOW Provinsi Riau menyerahkan senilai 5 Juta Rupiah. Masyarakat Okura Peduli Rohingya menyerahkan 14 Juta Rupiah.
 
Di penghujung acara, Ustadz Hasbullah kembali membuat jamaah tertegun dan pasi mengaminkan do'a yang terlahir dari hati untuk saudara-saudara di Rohingya. Ada airmata yang tulus sebagai saksi bahwa mereka cinta saudara mereka di Rohingya. **Rilis

 
INFO TERKAIT 
 Senin, 13 November 2017 11:11:16
Majukan Tempat Wisata, ISSI Jateng Road to Borobudur
 Selasa, 31 Oktober 2017 05:10:40
Sosok Teti Herawati Suka Bergaul dan Dekat dengan Media
 Senin, 30 Oktober 2017 02:10:30
Sanggar FOCUS Uin Suska Riau akan Menggelar Talkshow Bertema Hero s Photography
 Kamis, 05 Oktober 2017 04:10:05
Antisipasi Balap Liar : IMI Rohul Minta Pemkab Rohul Bangun Sirkuit
 Senin, 02 Oktober 2017 10:10:38
Dishub By Cycle Beri Bantuan Sembako ke Panti Asuhan
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca