Masyarakat Sekarat Ambulance Darurat
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Selasa, 19 September 2017 05:09:41
Masyarakat Sekarat Ambulance Darurat
KETERANGAN GAMBAR :
ket photomahasiswa bersama sekertaris dinas kesehatan bapak dedi sambudi sidak di puskesmas paskes tingakat 1 kecamatan XIII koto kampar Kab kampar

Jeritan masyarakat kembali terdengar di salah satu puskesmas kecamatan XIII Koto Kampar. Kab Kampar. 

Puskesmas yang berlokasi kan di kelurahan batu bersurat tersebut  memiliki banyak masalah baik dari segi pasilitas maupun pelayanan  salah satu nya adalah mulai dari pasilitas mobil ambulance rusak sehingga tidak bisa beroperasi semenjak 4 bulan yang lalu,  sehingga masyarakat yang harus di rujuk  ke rumah sakit umum daerah (RSUD)   bangkinang atau rumah sakit lainnya harus menunggu ambulance dari Puskesmas lain  atau menggunakan mobil rental atau mobil pribadi.

Umpanya salah satu warga desa Tanjung alai kecamatan XIII Koto Kampar yang seharusnya di rujuk malam harus menunggu pagi karena ambulance belum datang dan terpaksa harus merental mobil selain ambulance. Yang lebih mirisnya kamar  mandinya pasien pun lampu tidak, dan tutup kran air pun hanya menggunakan sisa potongan kayu.

Sedangkan dari segi pelayanan, mulai dari masyarakat harus membayar biaya obat yang di suntikan ke dalam slang  infus sebesar 15000  per satu jarum suntik ,  karena menurut dokter di sana obatnya tidak di anggarkan di puskesmas tersebut,  tenaga dokter di puskesmas tersebut hanya satu orang , itupun dokternya perempuan ,di tambah lagi laporan masyarakat bahwa puskesmas menolak pemegang kartu jaminan kesehatan daerah ( jam kesda) untuk berobat di Puskesmas tersebut  sehingga Masi jauh panggangan dari  api itulah ibarat kondisi  pasilitas dan pelayanan kesehatan di salah satu puskesmas  kecamatan XIII Koto Kampar Kab. Kampar. 

Sehingga mahasiswa kecamatan XIII Koto Kampar datang menemui dinas kesehatan kab Kampar untuk melakukan audiensi tapi sayang kepala dinas tidak ada di tempat dengan alasan sakit, dan ketika di tanya di mana di rawat salah seorang pegawainya menjawab pak kadis tidak dirawat, beliau hanya istrihat dirumahnya. Sehingga mahasiswa hanya bisa berjumpa dengan sekertaris kadis kesehatan pak Dedi sambudi .

Tidak ingin mengulur ngulutkan waktu Ibnu Majah abdulah sebagai korlap langsung meminta kepada pak sekertaris bersama perwakilan mahasiswa sebanyak 9 orang  untu melakukan  inspeksi mendadak ( sidak) di puskesmas tersebut.

Setelah sampai di puskesmas melihat kondisi ambulance pak sekertaris dinas kesehatan berjanji akan mendatang ambulance dalam waktu satu Minggu dan akan membenahi terkait pasilitas dan pelayanan sehingga kedepannya masyarakat tidak harus membayar lagi seperti setiap suntikan kita akan datangkan obatnya dari dinas kesehatan bangkinang.

Terakhir Ibnu Majah sebagai korlap mengucapkan terimakasih banyak kepada sekertaris dinas kesehatan bapak Dedi sambudi yang telah mempasilitasi transportasi kawan kawan untuk sidak di puskesmas tersebut dan apabila janji pak sekertaris kadis tidak terpenuhi maka langkah terakhir mahasiswa bersama masyarakat  akan melakukan aksi damai di kantor Bupati kab kampar Kampar. 

Penulis : ibnu majah abdullah 

 
INFO TERKAIT 
 Minggu, 29 Juli 2018 11:07:56
Kota Siak Ditetapkan Jdi Cagar Budaya Nasional
 Senin, 26 Maret 2018 10:03:43
Persoalan Klasik Daftar Pemilih
 Minggu, 17 Desember 2017 12:12:17
PERS Bebas Bukan "Liar" Tanpa Aturan
 Selasa, 10 Oktober 2017 08:10:15
Konstelasi Politik Jelang Pilgub Riau 2018
 Senin, 02 Oktober 2017 10:10:31
Nasib 300 Desa Pasca Perda RTRWP Riau di Ketok Palu
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca