Masyarakat Kampung Baru Desa Pekan Tebih Kecamatan Kepenuhan Hulu Berharap Penerangan Listrik dari PLN
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Kamis, 21 September 2017 09:09:20
Masyarakat Kampung Baru Desa Pekan Tebih Kecamatan Kepenuhan Hulu Berharap Penerangan Listrik dari PLN
KETERANGAN GAMBAR :
desa - desa pekan tebih Kecamatan Kepenuhan Hulu Rohul terlihat gelap gulita tanpa adanya aliran listrik dari PLN meski berjarak 3 km dari ibukota kecamatan

ROKAN HULU, UTUSANRIAU.CO - Tokoh Masyarakat desa Pekan Tebih Afrianto, Kami sangat berharap penerangan listrik dari PLN secepatnya bisa masuk ke dusun kami yakni dusun III kampung baru desa pekan tebih,  kecamatan kepenuhan Hulu. Dusun yang hanya berjarak 3 km dari ibu kota kecamatan bak desa mati karena belum ada mendapat aliran listrik dari PLN.

Kami sangat mengeluh dengan biaya PLTD yang kami rasa memberatkan bagi kami,  PLTD yang selama ini hidup hanya dari jam 5 sore sampai jam 11 malam, masyarakat kami bisa mengeluarkan biaya pembayaran Ro400.000 sampai 500.000/bulan, kata ketua BPD desa Pekan Tebih Afrianto, Kamis (21/09/17). 

Tambah dia, kami berharab kemerdekaan bisa di rasakan oleh anak-anak kami,  PLN sudah merupakan suatu kebutuhan pokok bagi masyarakat kami terutama untuk pendidikan anak-anak kami. Kami sudah berjuang semampu kami,  kami tidak tahu lagi kepada siapa kami harus mengadu agar mimpi kami akan hadir nya PLN bisa menjadi nyata. 

Apakah perlu kami membuat surat terbuka untuk presiden republik ini agar bisa mewujudkan mimpi kami ini. "Kami berharap pihak yang terkait bisa mencari jalan untuk kami agar bisa menggapai mimpi kami ini", harap Afrianto. 

Ditempat yang sama Tokoh muda luhak Kepenuhan Alfa Syahputra, dalam perjalanan saya menulusuri daerah Rokan hulu (Gerakkan  Pemuda Peduli Masyarakat)  , ternyata Masih ada di Rokan Hulu yang belum dialiri listrik ( PLN) tepatnya di dusun III kampung baru,  desa Pekan Tebih Kecamatan Kepenuhan Hulu.

Informasi yang saya dapat dari masyarakat, bahwasanya selama ini  mereka mengeluarkan uang Rp500.000 / Bulan untuk membayar PLTD walupun upaya  sudah dilakukan dan langsung menjumpai Rayon Pasir pengaraian namun sampai hari ini belum ada kejelesan. 

Saya sangat prihatin dengan kondisi seperti ini jalannyapun becek jika musim penghujan seperti ini, Semoga pemerintah cepat tanggap dan melaksanakan progaram pemerintah listrik masuk desa dan membangun desa.

Selain didesa tersebut masih banyak laporan masyarakat yang mengeluarkan kekesalannya  melalui medsos seperti Kayaknya di sp 1 lebih locak dinda 
Ia, di desa kepayang dusun II ,  juga belum ada PLN padahal rakyatnya mulai banyak,  ( simp kanteh kedalam ) jln lintas DK 4# ' Pebadaran jugaa belum pak Alfa Syahputra.. # Bukan disana aja bro...di ujung rohul masih banyak.

Kemudian Desa Bonai yg melimpah minyak bumi nya sampai sekarang alhamdulillah pemerintah masih menutup mata untuk mengaliri listrik nya.. # Sekalian long Alfa Syahputra bundaran wak yg d koteng t sm yg nak d buek bungo wk kembangkan lik ajk dlu..knin habih no lai berseri kota awak ko ledo.. Termasuk jalan.. Mantap lo bolinyang jalan dok ke p. Tebih le.. Iri lo wak asu.. Hehehe dan klo bs d buek lik lampu jalan bagai sktr bbrp meter.

Lagang nogoi tingga kampung wak ko.. Apu cru tu.. Lai mno perbaikan ny tu # Udh dri dlu tu alfa. Q tw krn kmpung ne2k q dstu.# Untuk kepenuhan desa ulak patian dan RBS olun le....untuk kec.bonai desa bonai.desa kasang padang.desa pauh dan sebagian desa teluksono belum di aliri listrik Pln...sekarang mesin yg di tjng alam udah di operasikan...apalagi alasannya...kalau inok kinin bilu le. ..kalau inok awak siapu le... # Desa cipang kanan dan tibawan kec. Rokan IV KOTO Blm juga ada PLN.

#Tidak ada yg peduli dengan derita orang pedalaman seperti kita...#Padahal hanyo berjarak +- 3 KM dari kecamatan. # , PLN skarang perbulan mncapai 500 ribu bahkan lebih, contohnya kami dan warga sekitar. 

Banyak yang sudah mengeluh dengan tarif bayar PLN/bulan kawan... Tolong kembangkn juga msalah ini. Kami yg dulu biasanya byar 100 atau 200 perbulan, skarang jadi 500 lebih perbulan, pdahal pemakaian tetap sama sperti dlu. Sudah 4/5 bulan terakhir ini tarif kami brkisar 500 lbih perbulan Dan yg lain juga mengeluh akan hal itu.

Untuk itu saya mengajak pemuda  Rokan Hulu bergabung dengan Gerakan pemuda peduli masyarakat dimana yang bertujuan menyampaikan keluh kesah masyarakat kepada pemerintah serta tanggap mengenai permasalahan pemerintah, ajak alfa. **Rilis

 
INFO TERKAIT 
 Selasa, 24 Oktober 2017 02:10:35
Hearing Asperikom PT RAPP dengan DPRD Pelalawan Sampai Gebrak Meja
 Selasa, 24 Oktober 2017 02:10:34
Hearing Asperikom PT RAPP dengan DPRD Pelalawan Sampai Gebrak Meja
 Selasa, 24 Oktober 2017 02:10:52
Satpol PP Berlakukan Proses Tipiring bagi Pelangar Perda, Terutama bagi Para PKL
 Selasa, 24 Oktober 2017 02:10:56
Ciptakan Wartawan Profesional dan Tanamkan Integritas
 Selasa, 24 Oktober 2017 01:10:52
Sediakan Alat Canggih dan 24 Layar Monitor 55 Inci, Wali Kota Resmikan Pengunaan Comand Center Bulan November
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca