Dua Puskesmas di Bengkalis Telah Terakreditasi dengan Predikat Madya
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Senin, 13 November 2017 07:11:08
Dua Puskesmas di Bengkalis Telah Terakreditasi dengan Predikat Madya
KETERANGAN GAMBAR :
Dua Puskesmas di Bengkalis Telah Terakreditasi dengan Predikat Madya

BENGKALIS,UTUSANRIAU.CO - Setelah dilakukan survey akreditasi pada Mei lalu, Puskesmas Selatbaru Kecamatan Bantan dan Puskesmas Lubuk Muda Kecamatan Siak Kecil dinyatakan lulus dengan prediket Madya.

Pernyataan lulus akreditasi terhadap dua Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) ini disampaikan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan, Supardi melalui Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Heri Pratikno, melalui rilis yang disampaikan, Sabtu 11 November 2017.

Akreditasi madya merupakan kategori sedang untuk pemberian pelayanan publik.Peningkatan status terhadap dua Puskesmas tersebut, akan menjadi motivasi sekaligus cambuk untuk lebih meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat. Tentu kata Heri Pratikno, untuk mencapai mutu pelayanan yang baik harus ditopang dengan kualitas sumber daya manusia (SDM) kesehatan dan sarana prasarana kesehatan.

Seperti diketahui, pada tahun 2017 ini, Dinas Kesehatan Bengkalis membuat road map survey terhadap 6 Puskesmas. Yakni, Pada bulan Mei 2017 lalu, Puskesmas Selat Baru Kecamatan Bantan dan Puskesmas Lubuk Muda Kecamatan Siak Kecil.

Kemudian pada Oktober 2017 ini Puskesmas Sungai Pakning dan Puskesmas Bengkalis, sedangkan bulan November 2017 survey terhadap Puskesmas Duri dan Puskesmas Tanjung Medang.

Pelaksanaan survei Akreditasi Puskesmas ini merupakan implementasi dari Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 75 Tahun 2014 tentang Puskesmas yang pada pasal 39 ayat (1) menyatakan "Dalam upaya peningkatan mutu pelayanan, Puskesmas wajib diakreditasi secara berkala paling sedikit 3 (tiga) tahun sekali".

Akreditasi Puskesmas merupakan pengakuan terhadap Puskesmas yang diberikan oleh lembaga independen penyelenggara akreditasi yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan setelah dinilai bahwa Puskesmas tersebut memenuhi standar akreditasi. Disamping itu Puskesmas yang akan melaksanakan kerjasama dengan BPJS Kesehatan dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional juga harus sudah terakreditasi.(rls/yul)

 
INFO TERKAIT 
 Jumat, 13 Oktober 2017 04:12:57
Kunjungi RSUD Pratomo, Ini yang di Bahas Anggota DPRD Rohil
 Selasa, 05 Desember 2017 01:12:00
Korban Banjir Terserang Penyakit
 Minggu, 03 Desember 2017 11:12:15
Terdeteksi Sudah 1.926 Kasus Pengidap AIDS di Riau
 Minggu, 26 November 2017 11:11:58
DPRD Meranti Minta OPD Terkait Terus Evaluasi Program KB
 Jumat, 24 November 2017 08:11:37
Wabup Meranti Buka Pencanangan TNI KB Kesehatan dan Pencanangan PKK-KB Kes
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca