Ripparkab Akan Menjadi Acuan Pariwisata Rohul 20 Tahun Kedepan
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Selasa, 28 November 2017 07:11:36
Ripparkab Akan Menjadi Acuan Pariwisata Rohul 20 Tahun Kedepan
KETERANGAN GAMBAR :
Pertemuan Forum Rencana Induk Pembangunan Daerah (RAPPARDA) Rokan Hulu tahun 2017 di Aula Kantor BAPEDA

ROKAN HULU, UTUSANRIAU.CO - Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu berencana membangun induk pariwisata daerah untuk menarik minat wisatawan lokal maupun wisatawan luar, pasalnya kabupaten rokan hulu memiliki beberapa lokasi wisata Alam dan termasuk wisata Budaya dan  Religi di Mesjid Agung Nasional  Islamic Pasir Pengarayan Senin (28/11/2018).

Kabupaten rokan hulu saat ini sudah mulai dikenal masyarakat luas dengan berdirinya mesjid agung nasional islamic center pasir pengarayan yang begitu megah dan indah bahkan sudah ditetapkan sebagai mesjid terbaik diseluruh indonesia, sehingga saat ini mesjid agung nasional islamic center sudah menjadi tempat wisata religi bagi masyarakat lokal dan luar.

Dengan adanya modal awal menarik wisatawan ke kabupaten rokan hulu saat ini pemerintah berencana untuk membangun pariwisata daerah baik wisata alam maupun wisata budaya dan buatan  seperti islamic center rokan hulu.

Kepala badan perencanaan pembangunan daerah (Bappeda) usai membuka secara resmi pertemuan forum rencana induk pembangunan pariwisata daerah,  Nifzar SP. MIP mengatakan Sesuai  RTRW kabupaten rokan hulu yang   berkesusaian dengan kebijakan satu peta ada dua koridor terhadap wisata rohul yang bernama wisata alam dan koridor wisata budaya, wisata buatan Dan ditunjang dengan koridor ekonomi lokal.

Untuk wisata alam kita terdapat  di kecamatan rambah, bangun Purba, Rokan IV, kota pendalian IV Koto.

Sedangkan koridor wisata budaya  kita terdapat di kecamatan kunto Darussalam, kepenuhan,  tambusai, dan  tambusai utara." terang Nifzar.

Sementra deputi bidang hukum dan pariwisata kementrian pariwisata RI, Lusiana Kusuma Dewi (28/11)  mengatakan bahwa dari dokumen Ripparkab kabupaten rohul saat ini sendiri baru hanya dititik beratkan ke destinasi Religi,  sebenarnya itu sudah cukup bagus,  sedangkan potensi alamnya dan budaya sudah mendukung.

Sedangkan kabid destinasi pariwisata riau,  Fuadi (28/11)  mengatakan bahwa pariwisata  milik semua pihak dan dari situlah  pemerintah dan swasta serta masyarakatnya dan media untuk mendukung pariwisata riau terutama rohul.

Dijelaskannya bahwa Media akan menjadi  H elic pariwisata provinsi dan dunia, Sehingga  pariwisata harus di kembangkan dengan  bekerja sama denga Stakeholder." tutur Fuadi. **(Ar)

 
INFO TERKAIT 
 Minggu, 01 Juli 2018 10:07:21
Muatan Lokal Budaya Melayu di Siak "Eksis Sejak Tahun 2006"
 Senin, 28 Mei 2018 04:05:33
Hadiah Festival lampu Colok Tahun Ini Naik 3 kali lipat
  00:00:00
Makna Lomba Sampan Selodang Dimata Said Syarifuddin
 Rabu, 23 Mei 2018 08:05:00
Mendikbud Dukung Muatan Lokal Budaya Melayu Riau
 Selasa, 17 April 2018 06:05:54
Plt Gubernur Riau Ajak Mahasiswa Jaga Marwah Melayu
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca