Air Sungai Siak Naik, Ratusan warga Terkena Banjir
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Selasa, 05 Desember 2017 01:12:27
Air Sungai Siak Naik, Ratusan warga Terkena Banjir
KETERANGAN GAMBAR :
Rumah warga tergwenang banjir foto rtc

 PEKANBARU, UTUSANRIAU.CO -  Ratusan warga yang bermukim di Perumahan Witayu, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru terdampak banjir yang terjadi setidaknya dalam empat hari terakhir.
    
"Pagi hari ini kondisinya masih banjir. Kita bersama Dinas Sosial telah mendirikan tenda-tenda pengungsian," ujar  Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pekanbaru, Burhan Gurning kepada wartawan kemarin.
      
Gurning menuturkan banjir dengan ketinggian mencapai satu meter di pemukiman Witayu tersebut terjadi sejak akhir pekan lalu. Banjir sendiri terjadi akibat luapan air Sungai Siak.
     
Secara geografis, dia menuturkan lokasi tersebut merupakan langganan banjir karena posisi Perumahan Witayu lebih rendah dibanding elevasi Sungai Siak.
     
"Jadi kalau Sungai Siak naik pasti kebanjiran," ungkapnya.
     
Kepala Seksi Evakuasi dan Penyelamatan BPBD Pekanbaru, Ibas Sembiring menuturkan terdata hingga hari ini terdapat 545 rumah yang terendam banjir di ibu kota Provinsi Riau tersebut.
 
Dikatakan Ibas, banjir lebih disebabkan karena curah hujan di Provinsi Sumbar dan kabupaten tetangga yang tinggi. Akibatnya, debit air Sungai Kampar dan Siak meningkat hingga menyebabkan banjir di sejumlah titik.
      
 Dia menuturkan, berdasarkan data BPBD Pekanbaru, banjir tidak hanya merendam perumahan Witayu, Kecamatan Rumbai, melainkan juga terjadi di Rejosari Tenayan Raya dan Air Hitam Payung Sekaki.
         
Ia merincikan, banjir yang merendam Perumahan Witayu sedikitnya berdampak pada 375 kepala keluarga. Di kelurahan Air Hitam Kecamatan Payung Sekaki terdapat 50 kepala keluarga yang terdampak banjir. Serta 120 kepala keluarga di Kecamatan Tenayan Raya.                     
"Banjir kali ini lebih parah dari tahun sebelumnya. Kita juga berharap tidak ada korban jiwa, hanya rumah dan peralatan rumah tangga saja yang terendam air.  Semoga banjir cepat surut," ujar Ibas. **ur2

 

 
INFO TERKAIT 
 Sabtu, 09 Juni 2018 05:06:59
Pantauan BMKG Pekanbaru, 14 Hotspot Muncul di Sumatera
 Rabu, 30 Mei 2018 08:05:42
Apindo Riau: Tanpa Regulasi Perizinan Baik, RTRW Riau Itu Tak Berarti Apa-Apa
 Rabu, 28 Maret 2018 06:05:44
RTRW Jadi Stimulan Positif Pengembangan Daerah
 Rabu, 23 Mei 2018 04:05:58
Warga Rohul Harus Waspada Intesitas Curah Hujan Tinggi Diprediksi Akan Terjadi Banjir
 Senin, 14 Mei 2018 10:05:50
TingkatkĂ n Kelestarian Laut, Forhati Gerakkan Tanam Mangrove
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca