Tuntut Tunjangan, Dosen UIN Suska Demo
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Jumat, 22 Desember 2017 08:12:14
Tuntut Tunjangan, Dosen UIN Suska Demo
KETERANGAN GAMBAR :
Ratusan dosen PNS dan non PNS UIN Suska menggelar unjuk rasa di rektorat. Mereka menuntut kepastian pembayaran tunjangan yang nunggak 22 bulan/ foto Rtc

PEKANBARU, UTUSANRIAU.CO - Ratusan Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Suska Riau menggelar aksi demo, Jumat pagi (22/12/2017) di Lantai Dasar Gedung Rektorat.

Aksi demo damai ini merupakan puncak dari persoalan anggaran Tunjangan Kinerja (Tukin) dosen yang tidak kunjung cair selama 22 bulan dan sertifikasi dosen non pns selama 9 bulan. Sebelum aksi demo ini digelar sudah ada pembicaraan dan pembahasan terkait dengan pencariran Tukin tersebut namun tidak kunjung ada solusi sehingga terjadilah aksi damai tersebut.

"Tuntutan pertama kita mebayarkan semua hak-hak dosen secara baik tepat dan berkeadilan. Pertama, tentu Tukin selama 22 bulan yang belum dibayar, ini tadi kita dapat informasi katanya mau dibayar 2 bulan," jelas Ketua Asosiasi Dosen Indonesia (ADI) UIN Suska Riau, Dr. Iskandar Arnel usai aksi demo.

Disamping Tukin dan hak sertifikasi dosen non pns selama 9 bulan, dalam kesempatan tersebut dosen juga menyampaikan mengenai aspirasi sarana dan prasarana kampus yang perlu ditingkatkan.

"Kalau tidak ini juga akan menjadi kendala sistem akademik kita kemudian masalah rotasi pegawai, jangan menetap disatu tempat karena ini akam bahaya, pembusukan akhirnya dan ini yang kita alami. Kemudian masalah transfaransi, silahkan buka. UIN ini tempat kita mengabdi. Kemudian peningkatan layanan publik dan kita berharap ini bisa mengugah pimpinan kita dan tidak terjadi lagi masalah-masalah seperti ini lagi," paparnya.

Lebih lanjut disampaikanya bahwa ada sekita 600 dosen di UIN yang belum mengantongi haknya. "Lumayankan kurang lebih sampai 18 miliyar. Kalau untuk menerima berapa besaranya tergantung golonganya," katanya.tpc/nur

 
INFO TERKAIT 
 Kamis, 21 Juni 2018 12:06:03
Unri Tingkatkan Perguruan Tinggi Menuju Akreditasi Unggul
 Sabtu, 09 Juni 2018 12:06:41
Pimpinan PTS se Riau Deklarasikan Lawan Radikalisme dan Terorisme
 Selasa, 05 Juni 2018 06:06:20
Universitas Riau Junjung Tinggi Pancasila Sebagai Ideologi Negara dan Falsafah Hidup Berbangsa dan Masyarakat
 Selasa, 05 Juni 2018 06:06:31
Kurikulum Harus Mengikuti Perkembangan Zaman
 Senin, 04 Juni 2018 05:06:52
Unri Deklarasikan Menolak Paham Radikalisme
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca