Bukti Perambahan TNTN Terus Terjadi, 3 Perambah dan 1 Unit Excavator Berhasil di Amankan Petugas
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Minggu, 24 Desember 2017 11:12:08
Bukti Perambahan TNTN Terus Terjadi, 3 Perambah dan 1 Unit Excavator Berhasil di Amankan Petugas
KETERANGAN GAMBAR :
Bukti Perambahan TNTN Terus Terjadi, 3 Perambah dan 1 Unit Excavator Berhasil di Amankan Petugas

PANGKALAN KERINCI, UTUSANRIAU.CO - Tim  Patroli gabungan yang terdiri dari, tim patroli Balai Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), TNI, Polres Pelalawan , Kamis (21/12/2017) berhasil menangkap 3 orang pelaku perambah hutan di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) Kabupaten Pelalawan. Penangkapan ini menjadi bukti bahwa perambahan hutan di taman nasional teso nilo (TNTN) terus terjadi.

Mestinya patroli terus dilakukan jangan hanya menangkap ke 3 pelaku perambah hutan kawasan TNTN yang berinisial MP sebagai operator alat berat (Excavator), RM sebagai stoker (kernet) dan AR, tim juga berhasil menyita barang bukti berupa 1 unit alat berat excavator merk Hitachi dan 1 unit mobil Fort Ranger.

Penangkapan ke 3 pelaku perambahan hutan kawasan TNTN tersebut berada di Will Resort Tesso Situgal koordinat 0°12'31 S  101°41'38" E. Dan saat di tangkap ke 3 pelaku sedang melakukan pembersihan lahan (stacking) dengan menggunakan alat berat excavator. Demikian di sampaikan oleh Kepala Balai Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Supartono, S.hut kepada awak media, Sabtu (23/12).

"Ke 3 pelaku perambahan kita tangkap  di Will Resort Tesso Situgal, dan sedang membersihkan lahan (stacking) dengan mengunakan alat berat excavator", terangnya.

Supartono juga menjelaskan, setelah dilakukan penangkapan terhadap ke 3 pelaku, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Balai Penegakan Hukum (Gakum) seksi wilayah 2 Sumatera. Kemudian tim Balai Gakum menurunkan SPORC untuk memback up dan sekaligus menjemput para tersangka dan barang bukti (BB).

"Setelah melakukan penangkapan terhadap ke 3 tersangka, kita langsung berkoordinasi dengan Balai Gakum seksi wilayah 2 Sumatera. Kemudian tim Gakum menurunkan SPORC untuk memback up dan menjemput para tersangka dan barang bukti", imbuhnya.

Saat ini para tersangka dan barang bukti (BB) sudah di amankan di BPPHLHK (Gakum) Pekanbaru untuk di proses. Dan siapa cukong di balik perambahan hutan kawasan TNTN tersebut masih dalam penyelidikan tim Gakum BPPHLHK Pekanbaru. EP

 
INFO TERKAIT 
 Jumat, 22 Juni 2018 01:06:26
Anggota DPRD Bengkalis Dipanggil KPK
 Jumat, 22 Juni 2018 01:06:37
Jaksa Ajukan Banding Kasus Politik Uang Anggota DPRD Bengkalis dan Ajudan
 Selasa, 12 Juni 2018 09:06:33
Lapas Kelas II B Pasir Pangaraian, Usulkan 232 Napi Dapat Remisi Idul Fitri
 Jumat, 08 Juni 2018 09:06:40
Diperiksa KPK, Bupati Bengkalis Sebut Rp1,9 Miliar dari Usahanya
 Rabu, 06 Juni 2018 07:06:25
Dipanggil KPK, Wakil Ketua DPRD Bengkalis Bantah Diperiksa
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca