HM Prodi Biologi FKIP UR Kembali Gelar Pekan Raya Biologi 2018
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Kamis, 28 Desember 2017 08:12:27
HM Prodi Biologi FKIP UR Kembali Gelar Pekan Raya Biologi 2018
KETERANGAN GAMBAR :
HM Prodi Biologi FKIP UR Kembali Gelar Pekan Raya Biologi 2018/ Foto Internet

PEKANBARU, UTUSANRIAU.CO - Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Riau kembali mengadakan acara Pekan Raya Biologi 2018. Pekan Raya Biologi akan berlangsung selama sepekan ini, mulai 22-27 Januari 2018 dengan tema " Menuju Generasi Muda Indonesia Berkarakter” dimana pesertanya siswa/i SMP dan SMA se-Riau dan Kepri serta mahasiswa seluruh Indonesia yang akan dilaksanakan di beberapa tempat, seperti Gedung Aula Serba Guna, ruang kelas dan Micro Teaching. 

Agenda yang mencakup wilayah se-Riau dan Kepulauan Riau ini menyajikan serangkaian  perlombaan, seperti: Uji Kompetensi Tertulis (SMP-SMA); Uji Kompetensi Laboratorium (SMP-SMA); Cepat Tepat (SMP-SMA); Bio Expo School Competition (SMP-SMA); Mading 3D (SMP-SMA); Fotografi (SMA); Lomba Karya Tulis Remaja dan Poster Ilmiah (SMA); Melukis (SMP) serta Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional bertemakan tingkat mahasiswa se-Indonesia. Berbeda dari Pekan Raya Biologi tahun lalu, pada Pekan Raya Biologi 2018 terdapat cabang lomba terbaru yaitu Melukis tingkat SMA dan Fotografi tingkat Mahasiswa.

Mengingat hari H pekan Raya Biologi 2018 sudah semakin dekat, segenap panitia semakin bersemangat untuk mempersiapkan acara besar ini. Dhea Oktama Rivaldo selaku Ketua Pelaksana Pekan Raya Biologi 2018 menuturkan bahwa sampai saat ini, persiapan panitia optimis gapai 80%. “Kami sudah mulai membahas teknis acara di hari H, selain itu untuk draft acara sudah fix rampung dan siap untuk diimplementasikan pada Januari mendatang. Selain itu dari pihak dekorasi juga sudah banyak yang dibuat seperti gapura pemotongan pita Gubernur Riau, gapura selamat datang, dan dekorasi ruang Serbaguna FKIP Unri sebagai lokasi vital PRB 2018. Untuk saat ini kami masih intensif menunggu peserta yan ingin ikut berpartisipasi dalam acara kami, sembari mempersiapkan beberapa hal-hal lain untuk kelancaran Pekan Raya Biologi 2018”, ujar Dhea saat diwawancarai oleh Tim Humas PRB 2018.


Selain menampilkan berbagai macam cabang perlombaan, Pekan Raya Biologi 2018 juga menghadirkan Seminar Nasional beremakan “Membentuk Generasi Berkarakter melalui Revolusi Mental dalam Pendidikan IPA”. Tidak tanggung-tanggung, 2 pemateri sekaligus didatangkan dari luar Universitas Indonesia, yaitu Bapak Prof. Dr. Ari Widodo, M.Ed, bidang keahlian Pendidikan Sains Universitas Pendidikan Indonesia, serta Bapak Dr. Hasruddin, M.Pd, bidang keahlian Pendidikan Biologi Universitas Negeri Medan.


Pelaksaaan Seminar Nasional ini dilatarbelakangi oleh keberadaan Pendidikan Karakter Bangsa telah menjadi Naacita Presiden Joko Widodo. Dalam Nawacita Nomor 8 disebutkan bahwa kita harus melakukan : “Penguatan Revolusi Karakter Peserta Didik sebagai Bagian dari Revolusi Mental”. Agenda ini sangat perlu karena saat ini tampak adanya kecenderungan kondrisi degredasi, moralitas, dan budi pekerti pada bangsa.


Ditahun ini, Seminar Nasional dalam Pekan Raya Biologi 2018 menghadirkan 4 sub tema yang akan diseminarkan, yaitu :
1.    Pengembangan Karakter Bangsa melalui Pembelajaran IPA,
2.    Literasi Sains,
3.    HOTs (Higher Order Thinking skill), dan
4.    Pembelajaran Biologi Berbasis Kearifan Lokal.
Seminar Nasional kali ini memiliki 5 sasaran peserta, yaitu Dosen, Praktisi Pendidikan, Guru, Mahasiswa,dan Pemakalah. Info lebih lanjut dapat mengunjungi kami di laman blog Pekan Raya Biologi 2018 yaitu  : https://pekanrayabiologi.wordpress.com/2017/11/15/seminar-nasional-2/ 


Selain Seminar Nasional, ditahun ini Pekan Raya Biologi 2018 juga kembali menghadirkan Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) tingkat Nasional dengan mengusung tema “Strategi dan Inovasi dalam Mengoptimalkan Pendidikan Berkualitas menuju Pembangunan Indonesia Berkelanjutan”. Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) ini merupakan bentuk apresiasi  dan penghargaan yang tinggi terhadap dunia pendidikan di Indonesia, terutama demi pendidikan berkelanjutan. Tidak hanya itu, pelaksanaan lomba LKTI Nasional kali ini juga untuk mendorong pencapaian dan sasaran pembangunan berkelanjutan dalam era Sustainanble Development Goals (SDGs) hingga 2030 berdasarkan arahan dari forum PBB yang telah disepakati pada 2 Agustus 2015.

Adapun dalam materi yang lebih spesifiknya, diusungkan 6 subtema yang akan diperlombakan, yaitu:
1.    Pendidikan Berbasis Inklusif serta Mendorong Kesempatan Belajar Seumur Hidup bagi Semua Orang,
2.    Pendidikan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup Berkelanjutan,
3.    Pendidikan Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Kreatif dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM),
4.    Teknologi Tepat Guna sebagai Langkah Inovatif yang Berkelanjutan dalam Pendidikan,
5.    Pendidikan dengan Pendekatan Kearifan Lokal, dan
6.    Pendidikan untuk Mendukung Pertumbuhan Industri.

Berdasarkan subtema yang telah diusungkan,diharapkan mampu meningkatkan dan menggali potensi dalam berinovasi didunia pendidikan Indonesia. Diharapkan pningkatan pendidikan bagi masyarakat di Indonesia akan memacu pencapaian terhadap tujuan dan sasaran lainnya dalam 17 poin SDGs, terutama untuk meningkatkan indeks pembangunan manusia Indonesia. 

Dan saat ini sudah banyak Perguruan Tinggi di Indonesia yang telah mendaftarkan dirinya untuk mengikuti LKTI ini seperti Universits Riau, Universitas Ahmad Dahlan, Intitut Pertanian Bogor, Universitas Muhammadiyyah Yogyakarta, dan Universitas Tanjun Pura. Antusiasme peserta sangat tinggi dalam mengikuti LKTI tahun ini mengingat subtema yang dihadirkan sangat menarik untuk dibahas. “Saya sangat bersemangat untuk ikut terlibat dalam lomba karya tulis ilmiah ini, karena berkaitan dengan pendidikan sehingga nantinya luaran yang diharapkan mampu menjadi inovator dalam meninkatkan kualitas pendidikan Indonesia tentunya,” ujar Ainun, salah satu peserta LKTI Nasional PRB 2018 yang berasal dari Institur Pertanian Bogor saat diwawancarai via telepon oleh Tim Humas PRB 2018. 

Koordinator Proram Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Riau, Dr. Hj. Evi Suryawati, M.Pd menuturkan bahwa pembangunan berkelanjutan sangat penting dilakukan untuk peningkatan kesejahteraan disegala bidang. “Pendidikan merupakan unsur paling esensial dalam kehidupan kita, sehingga perlu dilakukan upaya peningkatan kualitas dan inovasi untuk terus mengembangkannya agar mampu mencapai tujuan dari pembangunan Indonesia berkelanjutan itu sendiri, sesuai dengan SDGs 2030”, tuturnya. Dhea Oktama Rivaldo selaku Ketua Pelaksana Pekan Raya Biologi 2018 juga membenarkan pernyataan tersebut.

 “ Dalam konteks pembangunan Indonesia berkelanjutan,dibutuhkan banyak ide-ide kreatif untuk meningkatkan kualitas dan mutu terutama dalam bidang pendidikan. Untuk itu, kami harapkan dengan LKTI Nasional ini mampu menghimpun ide-ide serta inovasi rekan-rekan mahasiswa Se-Indonesia untuk dapat berpartisipasi langsung dalam dunia pendidikan kita”.  Adapun syarat pendaftaran dan tanggal pentingnya dapat dilihat pada laman : http://pekanrayabiologi.wordpress.com/2017/11/19/ketentuan-perlombaan-lkti-prb-2017/ . 

Total peserta yan terlah tercatat mendaftarkan dirinya untuk mengikuti ajang berbasis olimpiade sains Biologi ini yakti 1000 orang terhitung H-27 hari menjelang Pekan Raya Biologi 2018 mendatang. Peserta berasal dari semua cabang lomba yang ada, dan angka ini diprediksi akan terus bertambah. Ericka Tri Maharani selaku Koordinator Acara PRB 2018 menargetkan peserta akan menembus angka 1700 peserta. “Tahun ini (red-PRB 2017) kami berhasil menembus angka 1500-an peserta, dan ditahun depan (2018) kami menargetkan jumlah peserta akan naik menjadi 1700 peserta. Upaya sosialisasi terus kami lakukan baik di televisi, radio, maupun media cetak dan online terus kami upayakan untuk menghimpun lebih banyak peserta”, ujar Ericka. 


Pendaftaran peserta masih terus dibuka sampai Januari mendatang. Dan saat ini pihak panitia khususnya Kesekretariatan terus berusaha untuk follow up ke semua sekolah se-Riau dan Kepulauan Riau untuk berpartisipasi dalam PRB 2018 ini. “Setiap hari kami selalu menelepon sekolah SMP dan SMA se-Riau dan Kepulauan Riau untuk mendaftarkan dirinya ke PRB 2018, mengingat ini merupakan acara yang sangan positif dan sayang untuk dilewatkan”, ujar Ratih Setiawati selaku Koordinator Kesekretariatan PRB 2018. 

Sementara untuk media partner sendiri sudah banyak dijalin kerjasama baik sebagai sponsor keiatan maupun media publikasi. Reni wulandari, selaku Koordinator Humas Informasi dan Dokumentasi PRB 2018 menuturkan, “tiada hari tanpa publikasi PRB 2018, maksudnya kami akan terus berupaya mengkomunikasikan PRB ini kesemua lapisan masyarakat se-Indonesia, agar sama-sama dapat ikut berpartisipasi dalam agenda ini”, ujarnya saat diwawancarai oleh Tim Humas PRB 2018.
Untuk itu, ayo persiapkan dirimu untuk mengikuti  Pekan Raya Biologi 2018. Tunjukkan prestasi, kemampuan diri dan kepedulianmu melalui Pekan Raya Biologi 2018. “PRB 2018 - Scientist Muda, Cerdas Berkarya!!” ( Report by Risma Widia).

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi : 
Dhea Oktama Rivaldo    (085289887514 )
Indah Aida Fatihah    (085296041998)
Dan kunjungi kami di fanpage    :    Pekan Raya Biologi 
Twitter        :    @PRBFKIPUR
 Instagram    :    pekanrayabiologiur
e-mail        :     pekanrayabiologi@gmail.com
Wordpress     :     pekanrayabiologi.wordpress.com


(MN)

 
INFO TERKAIT 
 Jumat, 21 September 2018 03:09:22
Unri Bedah Buku Marsekal Hadi Tjahjanto
 Rabu, 19 September 2018 05:09:48
Kinerja BLU Unri Dorong Value for Money Sumber Daya Pembangunan
 Jumat, 14 September 2018 08:09:23
Majukan Peradaban, HA IPB Peduli Calon Ilmuwan
 Kamis, 13 September 2018 03:09:30
Unri Akan Gelar Seminar Nasional Fisika III
 Jumat, 31 August 2018 08:08:55
KKN UIN Suska Resmi Berakhir, Plt Camat Peranap : Tahun Depan Kami Minta Lagi
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca