Tutup Akhir Tahun 2017, PAD Pemko Tunjukkan Hasil Positif
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Minggu, 31 Desember 2017 11:12:18
Tutup Akhir Tahun 2017, PAD Pemko Tunjukkan Hasil Positif
KETERANGAN GAMBAR :
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Azharisman Rozie/ Foto Internet

- PEKANBARU - Buah kerja keras seluruh jajaran Pemerintah Kota Pekanbaru dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) sudah mulai menunjukkan hasil yang positif. Tercatat pada hari terakhir tahun 2017 total PAD yang dikumpulkan dari sektor pajak dan retribusi menembus angka Rp 548 Miliar.   

Jumlah tersebut naik 26 Persen dari perolehan PAD pada tahun 2016 lalu yang hanya berada pada angka Rp 448,5 Milyar.  Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru kepada Wartawan,  Minggu (31/12/2017).  

Dijelaskannya, pencapaian PAD tahun ini berasal dari dua kategori.  Pertama pajak,  itu adalah tanggung jawab Bapenda Pekanbaru ada sebelas objek pajak wajib dipungut setiap tahunnya dan kedua Retribusi,  itu adalah tanggung jawab OPD yang bersangkutan,  misalnya retribusi Parkir tepi jalan umum itu adalah tanggung jawab Dinas Perhubungan, perzinan di DPMPTSP dan sebagainya.   

"Sekedar info tutup buku tahun anggaran 2017, pendapatan dari Retribusi Daerah Rp 52 M lebih dan  tahun lalu Rp 51,5 M lebih, ada kenaikan 1 % (Satu persen) lebih. Sedangkan pendapatan  pajak Daerah Rp 496 M lebih, tahun lalu  Rp 397 atau kenaikan 25 % (duapuluh lima persen), " Jelas Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda),  Azharisman Rozie.  

Meskipun belum memenuhi target yang diharapkan,  Azharisman Rozie mengungkap kenaikan 25 persen pendapatan asli daerah (PAD) membuktikan bahwa dirinya berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak guna membangun Kota Pekanbaru yang lebih baik lagi.  

"Saya yakin 2018, jumlah PAD kita akan kembali meningkat.  Karena selama ini kita telah memberikan sosialisasi,  pembelajaran dan sanksi tegas terhadap si wajib pajak yang lalai membayarkan kewajibannya. Sistem yang kita bangun juga sudah berjalan,  jadi ditahun depan kami optimis PAD pajak kembali meningkat, " ujarnya lagi dengan singkat. **source: rtc

 
INFO TERKAIT 
 Minggu, 16 Desember 2018 09:12:19
Jokowi: Blok Rokan Jangan Dikelola Sendiri
 Minggu, 16 Desember 2018 09:12:16
Jokowi Sebut Pembangunan Tol Trans Sumater Riau Paling Diuntungkan
 Kamis, 13 Desember 2018 03:12:58
Untuk Setiap Kelompok Umur, Harga TBS Sawit Riau Menunjukkan Tren Posistif
 Selasa, 11 Desember 2018 10:12:05
Pemprov Gesa Evaluasi APBD Kabupaten/Kota
 Selasa, 11 Desember 2018 10:12:09
Banyak Faktor, Harga TBS Riau Berfluktuatif
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca