Dede Sudiro: Business Matching Bisa Dongkrak Potensi Daerah
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Kamis, 04 Januari 2018 04:01:46
Dede Sudiro: Business Matching Bisa Dongkrak Potensi Daerah
KETERANGAN GAMBAR :
Dede Sudiro Karang Taruna

JAWA TENGAH, UTUSANRIAU.CO - Tingginya potensi perekonomian provinsi Jawa Tengah membuat Dede Sudiro bertekad melaksanakan Business Matching guna percepatan perekonomian Jateng. Menurut Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah periode 2018-2023 ini, program tersebut akan melibatkan pengusaha lokal dengan pengusaha luar negeri untuk memacu pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah.

“Selama saya di DPRD Jateng saya banyak belajar, saya bermimpi untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah. Hal ini bisa menggunakan konsep Business Matching untuk mendorong kolaborasi antara pengusaha lokal Jawa Tengah dengan pengusaha internasional,” Kata Dede saat diwawancarai oleh media di Semarang, Rabu (03/01/18).

Adapun sebelum dijalankannya konsep Business Matching, pemerintah provinsi Jawa Tengah harus memetakan terlebih dahulu potensi usaha di Jateng. Setelah itu, pemerintah bisa melakukan kunjungan kerjasama ke negara-negara yang industrinya maju seperti China atau Thailand sekaligus mengajak para pengusaha di negara tersebut untuk menjalin hubungan bisnis dengan pengusaha daerah di Jateng.

“Ini bisa dilakukan dengan program kunjungan luar negeri yang bermanfaat. Nantinya saya ingin ada konsep sinergi antara pemerintah eksekutif, dengan DPRD, plus pengusaha. Outputnya ini bisa menjadi Coffee Morning sebagai bahan RPJMD” tutur Dede.

Dede juga mengatakan, Business Matching dapat memperluas jaringan bisnis para pengusaha daerah hal ini diharapkan menjadi salah satu pendongkrak majunya para pengusaha Jawa tengah. Pemerintah juga perlu mengkomunikasikan konsep tersebut ke Kedutaan Besar di negara-negara yang menjadi target kerjasama yang nantinya akan mereka komunikasikan kembali dengan pengusaha di sana.

“Bukan hanya menjalin kerjasama, Business Matching juga dapat menarik investor asing untuk berinvestasi di Jawa Tengah,” pungkas Dede.‎, rabu (3/1/2018) mengatakan meski pembayaran tilang di Kejari Rohul sudah dilakukan sejak satu tahun terakhir, namun baru efektif dalam 6 bulan ini. **Rls

 
INFO TERKAIT 
 Kamis, 13 Desember 2018 05:12:57
Memberatkan Masyarakat, DPR Diminta Batalkan Kebijakan Penetapan STNK Mati
 Rabu, 12 Desember 2018 08:12:50
Forhati Terus Perjuangkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual
 Selasa, 11 Desember 2018 09:12:32
Imparsial : Rezim Orba Sarat Kekerasan dan Korup
 Senin, 10 Desember 2018 02:12:00
Warganet Diajak Sejukkan Masyarakat Lewat Status Pancasilais
 Jumat, 07 Desember 2018 07:12:48
Menaker Lantik Pengurus Badan Nasional Sertifikasi Profesi
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca