Kecewa dengan Manajemen, Puluhan Dokter RSUD dan Perawat Dikabarkan Mogok Kerja
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Kamis, 04 Januari 2018 04:01:17
Kecewa dengan Manajemen, Puluhan Dokter RSUD dan Perawat Dikabarkan Mogok Kerja
KETERANGAN GAMBAR :
Kecewa dengan Manajemen, Puluhan Dokter RSUD dan Perawat Dikabarkan Mogok Kerja

ROKAN HULU, UTUSANRIAU.CO - Puluhan Dokter dan Perawat RSUD pasir pengarayan akan menggelar aksi mogok kerja dalam waktu dekat, hal ini sesuai surat yang beredar ditujukan kepada direktur RSUD dalam surat tersebut  berisikan kekecewaan Dokter dan Perawat kepada Managemen RSUD yang belum  membayarkan uang Jasa medis dokter dan perawat.

"Jika dalam waktu dekat tuntutan para dokter dan perawat tidak dibayarakan akan melakukan mogok kerja". Surat para dokter dan perawat tersebut mencuat mulai  tanggal 3 Januari 2018 yang melampirkan empat tuntutan.

Adapun empat tuntutan diantaranya pertama menejemen RSUD dianggap tidak konsisten  pada kesepakatan awal pembayaran jasa umum dokter dan perawat pada rapat komite medik tertanggal 18 Desember 2017.

Dimana Sesuai basil rapat, pihak manajemen berjanji membayarkan Jasa Umum pelayanan bulan September dan Oktober 2017 pada bulan Januari 2013. Namun kenyantaanya, dalam surat yang dikeluarkan Direktur tanggal 20 Desember 2017, jasa umum tersebut dibayarkan bulan Februari dan April 2018.

Kedua, sesuai dengan tuntutan Komite Medik dan Komite Keperawatan tentang uang tranportasi yang belum dibayarkan (bulan Desember tahun 2015) hingga saat ini, maka komite medik dan Komite Perawat RSUD meminta pihak manajemen untuk memberikan solusinya.

Ketiga, Komite medik meminta pihak manajemen untuk membuat Surat Hutang Jasa Medis yang belum dibayarkan pihak rumah sakit kepada nuaing-masing individu dokter spesialis.dokter gigi spesialis. dokter, dokter gigi dan seluruh perawat RSUD Rokan Hulu. 

Keempat komite medik menunggu surat balasan pihak manajemen hingga batas tanggal 4 Januari 2018 jam 10.00 WIB. Jika sampai batas waktu dimaksud belum ada jawaban. maka mereka bersepakat tidak melakukan pelayanan di Poliklinik Rawat Jalan mulai hari Jum'at tanggal 5 Januari 2018. 

Direktur RSUD dr. Paisal Harahap yang dikofirmasi Rabu (3/1/2018) membenarkan adanya surat dari komite medik tersebut. Namun paisal mengaku sudah menjelaskan kepada komite medik dan perawat dan memeastikan aksi mogok tersebut kemungkinan tidak akan terjadi.

"Saya sudah jelaskan kepada komite medik dan perawat, dari hasil pertemuan tadi maka pembayaran jasa medis oktober dan september itu akan tetap kita bayarkan pada bulan januari ini," katanya.

Paisal menjelaskan, alasan penundaan pembayaran jasa medis itu disebabkan karena kondisi keuangan RSUD Rohul yang kini tengah terbelit hutang Obat yang nilainya mencapai Rp. 5.3 miliar. Rencananya, Manajemen baru akan membayarkan uang jasa medis tersebut setelah cairnya dana dari BPJS Kesehatan.(Ar)

 

 
INFO TERKAIT 
 Rabu, 17 Oktober 2018 09:10:27
Apa Bedanya Tumor dan Kanker?
 Selasa, 16 Oktober 2018 09:10:53
Sering Mimpi Buruk Wakili Kondisi Kesehatan Tubuhmu
 Jumat, 12 Oktober 2018 09:10:04
Kena Serangan Stroke, Penting Segera Bawa ke RS Sebelum 5 Jam
 Kamis, 11 Oktober 2018 08:10:29
Perokok Berat Justru Jarang Terkena Kanker Paru-paru
 Senin, 08 Oktober 2018 08:10:37
Cara Atasi Tumit Pecah-Pecah, Dijamin Cepat Mulus Lagi
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca