Tekan Kasus DBD Pada Anak-Anak, Diskes Gandeng Pihak Sekolah
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Rabu, 10 Januari 2018 01:01:53
Tekan Kasus DBD Pada Anak-Anak, Diskes Gandeng Pihak Sekolah
KETERANGAN GAMBAR :
Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Kesehatan, Kota Pekanbaru, Gustiyanti

PEKANBARU. UTUSANRIAU.CO - Berdasarkan data yang tercatat di Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, sepanjang tahun 2017 lalu tercatat setidaknya ada 137 anak-anak yang terserang Demam Berdarah Dengue (DBD). Umumnya anak-anak yang terserang DBD ini usianya berkisar 5 sampai 9 tahun.
        
Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Kesehatan, Kota Pekanbaru, Gustiyanti, Selasa (9/1/18) mengatakan, tingginya kasus DBD yang terjadi pada anak-anak disinyalir akibat lingkungan tempat tinggal dan lingkungan sekolah yang kumuh. Sehingga menjadi sarang tempat berkembangbiaknya nyamuk penyebab DBD tersebut.
     
Oleh sebab itu Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru menghimbau kepada masyarakat agar menjaga lingkungan masing-masing. Sebab kebersihan lingkungan sangat berkembangbiaknya nyamuk penyebab DBD.
      
Selain itu, pihaknya juga sudah mengandeng UPT Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru agar mensosialisasikan kepada sekolah-sekolah khususnya untuk tingkat sekolah dasar agar menjaga lingkungan sekolahnya masing-masing.
    
"Dari hasil pemantauan yang dilakukan Dinas Kesehatan masih banyak sekolah yang belum menjaga kebersihan lingkungan. Oleh karena itu,  Kita banyak menemukan bagian belakang sekolah yang kumuh. Banyak kaleng berserakan. Kantin sekolah yang tidak bersih. Dan ruang kelas yang lembab," ujar Gustiyanti.
      
Lingkungan sekolah yang kumuh tersebut menjadi penyebab banyaknya kasus DBD di usia anak-anak. Khususnya tingkat SD. Sebab banyak nyamuk aedes agepty yang berkembang biak di lingkungan sekolah yang lembab.
     
"Dibutuhkan dukungan semua pihak untuk bisa menekan kasus DBD di Pekanbaru," harapnya.**ur2

 

 
INFO TERKAIT 
 Senin, 09 Juli 2018 05:07:59
PMI Inhil Salurkan Bantuan kepada Bayi Penderita Infeksi Paru-paru
 Selasa, 03 Juli 2018 09:07:19
Diskes Riau Periksa 9 Parameter Penyebab Keracunan Masal di Kampar
 Rabu, 06 Juni 2018 05:06:34
Dinsos Riau Terima kunjungan BPJS Pekanbaru
 Jumat, 15 Juni 2018 10:06:45
Selama Lebaran, 106 Puskesmas dan Rumah Sakit Pemerintah di Riau Siaga 24 Jam
 Kamis, 14 Juni 2018 12:06:43
Bayar Tiga Bulan Nunggak Listrik RSUD Bengkalis Korbankan Gaji Honorer
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca