Sandiaga Uno Dukung Aplikasi Integrasi Layanan Kesehatan
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Jumat, 12 Januari 2018 09:01:40
Sandiaga Uno Dukung Aplikasi Integrasi Layanan Kesehatan
KETERANGAN GAMBAR :
Sandiaga Uno Dukung Aplikasi Integrasi Layanan Kesehatan

JAKARTA, UTUSANRIAU.CO - Pentingnya masalah kesehatan menjadi salah satu perhatian utama Pemerintahan DKI Jakarta era Anies-Sandi. Wakil Gubernur Sandiaga Salahuddin Uno bahkan inginkan Aplikasi Digital yang mengintegrasi layanan kesehatan bisa terealisasi di Pemprov DKI Jakarta.

“Bayangkan di era digital saat ini harusnya semua kebutuhan manusia serba praktis dan efisien. Saya ingin Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta juga harus semakin digital dalam hal pelayanan, khususnya layanan kesehatan karena ini sangat dibutuhkan oleh warga,” kata Sandi saat ditemui di Balaikota beberapa waktu lalu.

Salah satu permasalahan yang selama ini masih menjadi problem yaitu panjangnya antrian rumah sakit karena membludaknya jumlah pasien. Hal tersebut juga terjadi karena banyaknya pasien rujukan daerah yang datang ke Jakarta.

"Kedepannya, solusi berbasis digital harus terealisasi. Sebuah aplikasi yang bisa mempermudah pelayanan kesehatan serta meringankan beban warga," tutur Sandi.

Lewat aplikasi tersebut, masyarakat akan meminimalisir lamanya antrian yang biasanya hingga berjam-jam lamanya. Selain itu, aplikasi juga harus dapat memberikan kemudahan lain terkait pelayanan kesehatan seperti penyediaan informasi kesehatan hingga konsultasi dokter secara online.

Seperti yang diwartakan sebelumnya. Terdapat banyak keluhan warga DKI Jakarta atas pelayanan kesehatan, khususnya antrian baik antrian BPJS maupun antrian umum. Warga mengeluh atas lamanya antrian. Terlebih pada pasien BPJS harus mengurus surat rujukan terlebih dahulu di Puskesmas Kelurahan masing-masing setelah itu mengantri di Rumah Sakit dari kisaran pukul 05.00 WIB.**Rls

 
INFO TERKAIT 
 Rabu, 21 November 2018 09:11:17
Penuhi Kekosongan PNS, Tahun Depan Pemerintah Berkemungkinan Rekrut Besar-besaran CPNS
 Rabu, 21 November 2018 08:11:27
Jokowi Pro UMKM, HIPMI Minta Cabut 54 Daftar Negatif Investasi
 Selasa, 20 November 2018 09:11:58
Genjot Penerimaan Pajak, BPRD DKI Jakarta Hapuskan Sanksi Denda Administrasi Pajak Kendaraan Bermotor
 Sabtu, 17 November 2018 09:11:55
Hari Pertama Sanksi Pajak dihapuskan, begini Kondisi di SAMSAT Jakarta Pusat & Jakarta Utara
 Kamis, 15 November 2018 02:11:40
Mafirion : Jangan Ada Perusahaan Semena-mena PHK Karyawan
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca