Museum Bahari Terbakar, ISLA Unhas Minta Anies Baswedan Turun Tangan
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Kamis, 18 Januari 2018 04:01:47
Museum Bahari Terbakar, ISLA Unhas Minta Anies Baswedan Turun Tangan
KETERANGAN GAMBAR :
Terbakarnya Museum Bahari

JAKARTA,UTUSANRIAU.CO  - Museum Bahari yang terletak di kawasan Kota Tua Jakarta terbakar, Selasa (16/01/2018). Kebakaran di gedung bersejarah ini diduga karena adanya konsleting listrik di bagian atap. Insiden ini pun mengundang banyak perhatian dari berbagai kalangan. Salah satunya dari Ikatan Sarjana Kelautan Universitas Hasanuddin (ISLA Unhas). 
 
Kejadian ini dianggap teguran bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta agar lebih memperhatikan museum. "Kami ISLA Unhas menyayangkan musibah terbakarnya museum bahari jakarta. Museum bahari adalah peninggalan sejarah kebaharian nusantara yang seharusnya dijaga keberadaannya," jelas Ketua ISLA Unhas, Darwis Ismail melalui rilis yang dikirim ke surat elektronik dari Gedung Kementerian Koordinator Maritim, Rabu (17/01/2018). 
 
Kata dia, Museum Bahari adalah museum yang menyimpan koleksi yang berhubungan dengan kebaharian dan kenelayanan bangsa Indonesia dari Sabang hingga Merauke. "Disana banyak barang barang berharga peninggalan kebaharian nusantara sejak jaman Belanda dan menjadi tempat pembelajaran publik untuk mengenal tentang potensi kelautan nasional," jelas Darwis. 
 
ISLA Unhas, kata Darwis mendesak Gubernur DKI Jakarta dan wakilnya Sandiaga Uno untuk mengaudit semua aset museum yang terbakar. "Kami minta pak Gubernur dan wakilnya untuk turun tangan. Kami khawatir ada barang yang hilang. Polri juga harus melakukan penyelidikan  dengan seksama," jelasnya. 
 
Lebih lanjut ISLA Unhas meminta kepada Pemprov DKI Jakarta untuk secepatnya membangun kembali musem bahari agar dapat berfungsi seperti semula. Menurutnya, museum bahari merupakan salah satu simbol kejayaan sektor maritim Indonesia. “Untuk itu perlu perhatian lebih menjaga keamanan dan perawatan,"katanya.**Bam

 
INFO TERKAIT 
 Selasa, 20 November 2018 09:11:58
Genjot Penerimaan Pajak, BPRD DKI Jakarta Hapuskan Sanksi Denda Administrasi Pajak Kendaraan Bermotor
 Sabtu, 17 November 2018 09:11:55
Hari Pertama Sanksi Pajak dihapuskan, begini Kondisi di SAMSAT Jakarta Pusat & Jakarta Utara
 Kamis, 15 November 2018 02:11:40
Mafirion : Jangan Ada Perusahaan Semena-mena PHK Karyawan
 Kamis, 15 November 2018 09:11:30
Kartu Nikah Diprioritaskan untuk Pengantin Baru
 Kamis, 15 November 2018 08:11:14
Kejar Pajak Bumi dan Bangunan, UPPRD Cempaka Putih Gencar Sosialisasi
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca