Program Migrasi Prabayar di Inhu Capai 85 Persen
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Selasa, 13 Februari 2018 07:02:13
Program Migrasi Prabayar di Inhu Capai 85 Persen
KETERANGAN GAMBAR :
Program Migrasi Prabayar di Inhu Sudah Capai 85 Persen

RENGAT, UTUSANRIAU.CO  - PLN Area Rengat sejak 2017 lalu sudah menjalankan program listrik pintar berupa migrasi dari listrik pascabayar kepada listrik prabayar. Dalam pelaksanaannya, program listrik pintar di Kabupaten Inhu terus berjalan. Bahkan hingga awal Februari 2018 ini sudah mencapai sekitar 85 persen.

“Saat ini program listrik pintar yakni pengalihan listrik pascabayar kepada listrik prabayar tinggal di Kecamatan Rengat dan Kecamatan Rengat Barat dari 14 kecamatan yang ada di Kabupaten Inhu,” ujar Manajer PLN Area Rengat Joy Mart Sihaloho.Sesuai rencana, target 100 persen listrik pintar di Kabupaten Inhu pada 31 Maret mendatang. 

Kerena diperkirakan migrasi dari listrik pascabayar ke listrik prabayar di dua kecamatan tersebut, masih ada sekitar enam hingga tujuh ribu pelanggan lagi.Pelaksanaan listrik pintar di dua kecamatan tersebut diawali dengan migrasi di kediaman Plt Sekdakab Inhu Ir H Hendrizal MSi di Kelurahan Pematang Reba. 

“Plt Sekdakab Inhu mengawali migrasi sebelum dilakukan di rumah pelanggan lainnya di Kecamatan Rengat dan Kecamatan Rengat Barat,” sebutnya.

Pengalihan dari listrik pascabayar kepada listrik prabayar dilakukan sebagai salah satu program unggulan PLN. Karena setiap pelanggan dapat mengatur pemakaian daya sesuai keperluan.Ketika pelanggan sudah beralih kepada listrik prabayar akan terhindar dari pemutusan petugas. 

Jika pelanggan masih memakai listrik pascabayar dan apabila terlambat melakukan pembayaran selama tiga bulan diberlakukan sanksi pemutusan.Tidak kala pentingnya, peralihan dari listrik pascabayar ke listrik prabayar akan menguntungkan bagi daerah melalui pandapatan asli daerah (PAD). 

Karena dari pembayaran rekening listrik itu ada beberapa persen untuk PAD. “Tidak ada lagi pembayaran menunggak atau sudah beralih kepada listrik prabayar, ada PAD penuh yang diterima daerah,” terangnya. **mcr

 
INFO TERKAIT 
 Selasa, 20 Februari 2018 08:02:07
Stasiun Radio Pantai Bengkalis Penjaga Perairan yang Terlupakan
 Selasa, 20 Februari 2018 08:02:39
Alur Pelayaran Kapal Ro-ro, Kapal Cepat Belum Ada Aspek Legalitas
 Selasa, 20 Februari 2018 07:02:05
Pemkab Siak Serahkan Bantuan Pada Korban Kebakaran Kampung Cina
 Selasa, 20 Februari 2018 07:02:13
ASN Harus Menjaga Netralitas
 Selasa, 20 Februari 2018 07:02:32
Dishub Akan Derek Kendaraan Parkir di Badan Jalan Jalur Lambat Pasar Pagi Arengka
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca