Berikut Target NJOP di Seluruh Desa Se Rohul, Februari 2018 Rampung
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Selasa, 13 Februari 2018 03:02:33
Berikut Target NJOP di Seluruh Desa Se Rohul, Februari 2018 Rampung
KETERANGAN GAMBAR :
Plt Ketua Bapenda Rohul, Jonni Muchtar

ROKAN HULU, UTUSANRIAU.CO - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), menargetkan revisi nilai jual obyek pajak (NJOP) di seluruh kelurahan dan desa yang tersebar di wilayah Rohul akan rampung di akhir bulan Februari 2018 mendatang.

Menurut data Bapenda, dari 147 desa, 90 persen diantaranya sudah mengusulkan besaran NJOP di wilayah masing-masing. "Alhamdulillah 90 persen desa sudah mengusulkan perubahan NJOP tahun 2018. Ini sudah sesuai target kami, untuk merampungkannya akhir bulan ini," kata Plt Ketua Bapenda Rohul, Jonni Muchtar kepada wartawan, Selasa (13/2/2018) di ruang kerjanya.

Pria yang akrab disapa Ucok ini menambahkan, dari usulan besaran NJOP yang sudah diajukan pihak desa/ kelurahan tersebut, Bapenda Rohul nantinya akan menkonversi Nilai NJOP tersebut, dengan melibatkan seluruh unsur seperti KPP Pratama, BPN  dan Kecamatan, serta melihat harga pasar.

"Kita tidak bisa menerima begitu saja usulan dari desa dan kelurahan dan harus melihat kondisi sebenarnya berdarakan fakta dilapangan. Misalnya, NJOP yang diusulkan itu terlalu tinggi, bisa saja terlalu rendah, tapi itu terlebih dahulu akan dipelajari dulu dan ditentukan harga yang terbaik sehingga tidak memberatkan masyarakat dan juga merugikan pemerintah," jelas Ucok. 

Dikatakannya, dalam waktu dekat ini, Bapenda bersama Instansi terkait seperti KPP Pratama, Kecamatan dan BPN akan melakukan rapat untuk merumuskan SK Bupati tentang Revisi NJOP di seluruh wilayah kabupaten 2018.

"Akhir Ferbuari 2018 ini, kita sudah akan ajukan Surat Keputusan (SK) Bupati terkait penetapan NJOP Kabupaten Rokan hulu (Rohul) 2018,"  harapnya.Jhoni Muchtar juga optimis, dengan direvisinya NJOP Rohul ini nantinya, diharapkan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Khususnya Sektor Pajak Rohul. 

dimana, pada tahun 2017 lalu, realisi target PBB-P2 sebesar Rp 14 M, hanya mampu di optimalkan sebesar Rp. 9 Miliar.“Salah satu mengapa realisi PAD Sektor Pajak rohul 2017 rendah, adalah NJOP yang dinilai tidak relevan lagi,Dengan  telah direvisinya NJOP ini nantinya, tahun ini kita sudah naikan target PAD sektor Pajak itu sebesar 15 miliar dan kita optimis merealisikan itu dengan program desa Mandiri PBB-P2 yang sedang kita persiapkan di seluruh Rohul," pungkasnya. **mcr

 
INFO TERKAIT 
 Selasa, 20 Februari 2018 08:02:07
Stasiun Radio Pantai Bengkalis Penjaga Perairan yang Terlupakan
 Selasa, 20 Februari 2018 08:02:39
Alur Pelayaran Kapal Ro-ro, Kapal Cepat Belum Ada Aspek Legalitas
 Selasa, 20 Februari 2018 07:02:05
Pemkab Siak Serahkan Bantuan Pada Korban Kebakaran Kampung Cina
 Selasa, 20 Februari 2018 07:02:13
ASN Harus Menjaga Netralitas
 Selasa, 20 Februari 2018 07:02:32
Dishub Akan Derek Kendaraan Parkir di Badan Jalan Jalur Lambat Pasar Pagi Arengka
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca