Stasiun Radio Pantai Bengkalis Penjaga Perairan yang Terlupakan
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Selasa, 20 Februari 2018 08:02:07
Stasiun Radio Pantai Bengkalis Penjaga Perairan yang Terlupakan
KETERANGAN GAMBAR :
Stasiun Radio Pantai Bengkalis Penjaga Perairan yang Terlupakan

BENGKALIS, UTUSANRIAU.CO - Sepintas warga yang mau berangkat dan datang ke bengkalis bertanya kantor apa ini?.

Berada di areal Pelabuhan Ro-ro Air putih Bengkalis Unit Pelayanan Teknis (UPT) yang berada di bawah Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, yakni Kantor Stasiun Radio Pantai (SROP) Kelas III Bengkalis.

Sarman Kepala Kantor SROP Bengkalis melalui Tasim staf Operator Radio
menyambut UTUSANRIAU.CO selasa 20.02.18

Stasiun Radio Pantai, termasuk didalamnya SROP Bengkalis adalah stasiun darat dalam dinas bergerak pelayaran. Dalam penyelenggaraan telekomunikasi pelayaran, stasiun radio pantai, stasiun darat di muntai , repeater di simpang ayam dan stasiun radio kapal melakukan beberapa kegiatan, yaitu jaga dengar marabahaya (Distress Alerting), komunikasi koordinasi pencairan dan pertolongan (Search and Rescue Coordinating Communication), penentuan lokasi musibah (Locating), penyebaran informasi keselamatan pelayaran (Promulgation at Maritime Safety Information), dan komunikasi radio umum (General Communication).


“Walaupun namanya Stasiun Radio Pantai, bukan berarti letaknya tepat di bibir pantai,” jelas Tasim.

Berkaitan dengan proses pencarian kapal tenggelam dan evakuasi di perairan bengkalis, Tasim menjelaskan bahwa SROP Bengkalis merupakan memberikan informasi ke navigasi dumai. 

“Informasi dari kapal-kapal tersebut kami terima dan lantas kami teruskan lagi ke pihak-pihak terkait, seperti Syahbandar atau Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas),” jelas Tasim


Tasimpun melanjutkan penjelasannya. Normalnya, setiap hari, Kantor SROP Bengkalis beroperasi selama 14 jam sehari. Operator Radio yang bertugas terbagi dalam dua shift, pagi dan sore. Operator Radio yang mendapat shift pagi, menjalankan tugas mulai pukul 07.00-14.00 WIB. Sedangkan jadwal selanjutnya, atau shift sore, dimulai pukul 14.00–21.00 WIB.

Idealnya, jelas Tasik dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya, sebuah Kantor SROP Kelas III  memiliki minimal  9 orang pegawai. Tetapi kenyataannya, di Kantor SROP Bengkalis dalam bertugas, Tasim hanya didampingi kepala kantor SROP Bengkalis.

“Karena terbatas, yang pegawai lama sudah pensiun” jelas Tasim sembari tersenyum.

Keadaan penuh keterbatasan, baik dari segi personil maupun peralatan, tidak lantas membuat Tasim patah arang. Mereka tetap dengan semangat mengemban tugasnya sebagai abdi negara.

“Sudah menjadi pekerjaan kami, akan kami laksanakan dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya seraya tetap tersenyum. (Yul)

 
INFO TERKAIT 
 Minggu, 16 Desember 2018 09:12:50
Kata Gubernur Riau, Ingat Sertifikat Ingat Jokowi
 Sabtu, 15 Desember 2018 10:12:45
Rasidin Siregar : Tekan Angka Pengangguran dengan Sertifikasi
 Sabtu, 15 Desember 2018 09:12:16
Gubernur Riau Sambut Kedatangan Jokowi dan Iriana
 Sabtu, 15 Desember 2018 09:12:07
Ketua PKK Inhil: PRBF Perlu Mendapat Perhatian dari Pemerintah
 Sabtu, 15 Desember 2018 09:12:00
PNS Pemprov Riau Protes Aturan Kemendagri Jilbab Masuk Dalam Baju
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca