Supartono : Perambahan dan Pembakaran TNTN Dilidik
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Kamis, 22 Februari 2018 06:02:35
Supartono : Perambahan dan Pembakaran TNTN Dilidik
KETERANGAN GAMBAR :
Supartono : Perambahan dan Pembakaran TNTN Dilidik

PANGKALAN KERINCI, UTUSANRIAU.CO - Kepala Balai Taman Nasional Teso Nilo (TNTN) menjelaskan perambahan dan pembakaran lahan di kawasan TNTN masih lidik. Terjadi pembukaan lahan dan penebangan dan kebakaran lahan ini adalah diduga kuat sengaja. Hal ini disampaikannya, Kamis (22/02/18) di Pangkalan Kerinci.

Lokasi terjadi kebakaran hutan dan lahan TNTN pada Jumat 16 Feb 2018 diatas 2 hektar adalah tumbangan baru berada di kordinat  A. FS/HS :  103°37'26.4"E 0°09'6.48"S (Informasi dari LAPAN).

Sedang data di masyarakat didapatkan informasi bahwa  lokasi perambahan dan pembakaran Kawasan TNTN adalah wilayah pebatinan Palabi Desa Pangkalan Gondai, Kecamatan Langgam Kabupaten Pelalawan. 

Jalan menuju lokasi perambahan dan terjadinya kebakaran melalui jalan akses road PT RAPP. (dari km.93 koridor RAPP melewati Desa Segati kecamatan Langgam).

Dari pihak Polres Pelalawan melalui Kapolsek Langgam Ipda Panjaitan menyampaikan luasan terbakar  lebih kurang 2 hektar.  Menghanguskan tanaman hutan yang proses ditumbang dan semak belukar serta ada tanaman sawit baru.

Untuk pemadaman di lokasi melibatkan personil : BTNTN : 2 orang, Polri     : 1 orang, MPA     : 2 orang dengan peralatsn seadanya.
Saat tim berhasil mencapai TKP tempat perambahan dan kebakaran lokadi TNTN itu pada sekira pukul 17.50 wib. Api sudah padam dan tim langsung melakukan pendinginan bara bars api yang masih menyala. Api berhasil di padamkan di tkp telah  namun sebagian bara api masih hidup. Karena hari sudah gelap tim meninggalkan lokasi. Namun penyelidikan terus dilakukan. 

Kepala BTNTN  Supartono menyatakan bersama aparat kepolisian melakukan penelidikan pelaku perambahan dan pembakaran. EP

 
INFO TERKAIT 
 Sabtu, 09 Juni 2018 05:06:59
Pantauan BMKG Pekanbaru, 14 Hotspot Muncul di Sumatera
 Rabu, 30 Mei 2018 08:05:42
Apindo Riau: Tanpa Regulasi Perizinan Baik, RTRW Riau Itu Tak Berarti Apa-Apa
 Rabu, 28 Maret 2018 06:05:44
RTRW Jadi Stimulan Positif Pengembangan Daerah
 Rabu, 23 Mei 2018 04:05:58
Warga Rohul Harus Waspada Intesitas Curah Hujan Tinggi Diprediksi Akan Terjadi Banjir
 Senin, 14 Mei 2018 10:05:50
TingkatkĂ n Kelestarian Laut, Forhati Gerakkan Tanam Mangrove
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca