Bupati HM Harris : Jangan Sampai Kapolres dan Dandim Dicopot
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Senin, 05 Maret 2018 06:03:42
Bupati HM Harris : Jangan Sampai Kapolres dan Dandim Dicopot
KETERANGAN GAMBAR :

PANGKALAN KERINCI, UTUSANRIAU.CO – Bupati Pelalawan HM.Harris memimpin apel siaga darurat penanggulangan karhutla mengingat saat ini Kabupaten Pelalawan berada pada status siaga darurat penanggulangan bencana karhutla hingga 31 juli 2018.

Apel siaga diikuti oleh pasukan dari Polres Pelalawan, Dandim, Manggala Agni Da Op Rengat, Balai Taman Nasional Teso Nilo ( TNTN ), Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pelalawan, Pihak perusahaan diantaranya PT.Riau Andalan Pulp and Paper ( RAPP ), PT.Arara Abadi, PT.Ade Plantation, PT. Asianagri, PT . Safari Riau, PT .Musimas dan PT. Surya Bratasena. Bertempat di Ruang Terbuka Hijau Pangkalan Kerinci, Senin (05/03/18).

Bupati Pelalawan HM.Harris bertindak sebagai pembina upacara.Dalam amanatnya Bupati Harris mengatakan kebakaran hutan yang terjadi di tahun 2014 agar tidak terulang kembali, saat ini Kabupaten Pelalawan berada dalam status siaga darurat hingga 31 juli 2018. 

Situasi sekarang dipengaruhi oleh cuaca panas dan minimnya curah hujan terutama di daerah pesisir Kabupaten Pelalawan seperti di Kecamatan Teluk Meranti dan Kuala Kampar.

Bupati Pelalawan dua periode ini menambahkan sampai dengan hari ini Kabupaten Pelalawan telah terjadi 11 kali kebakaran hutan dan lahan dengan luas lahan terbakar lebih kurang 54 Ha. 

Kondisi ini hendaknya terus kita tekan. Melalui himbauan dan sosialisasi, pemantauan, patroli dan upaya-upaya pemadaman agar tidak meluas dan tidak terjadi lagi. 

Hasil rakornas penanggulangan karhutla beberapa waktu yang lalu di istana merdeka jakarta Presiden Jokowidodo mengatakan agar tidak terjadi kebakaran dan lahan disuatu daerah dan apabila hal itu terjadi Kapolres dan Dandim akan langsung dicopot. Jangan karena karlahut terjadi Kapolres dan Dandim kita dicopot langsung.

Mantan Ketua Adkasi ini berpesan serta mengingatkan kembali pihak baik itu TNI, Polri, Pemerintah Daerah serta perusahaan agar melengkapi personel dan peralatan pemadaman sedini mungkin serta melakukan hal diantaranya menginformasikan kepada masyarakat, kelompok masyarakat dan semua pihak agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Selanjutnya, pimpinan perusahaan bidang kehutanan dan perkebunan berkoordinasi dengan pemerintah setempat dan memberikan dukungan sumber daya manusia,sarana prasarana pencegahan dan penanggulangan karhutla baik dalam areal perusahaan maupun desa, meningkatkan koordinasi dengan tugas dan kewenangannya mengantisipasi penanggulangan terjadinya kebakaran hutan dan lahan, mengkedepankan perlindungan masyarakat dari bencana kabut asap, terakhir dirinya berpesan kepada camat,lurah dan kepala desa mengerahkan partisipasi masyarakat dalam upaya pemantauan,pengawasan,pencegahan dan penanggulangan terjadinya karhutla kembali.

Sementara itu Kapolres Pelalawan AKBP Pol Kaswandi Irwan, SIk yang juga selaku Kasatgas Karhutla Pelalawan mengatakan satgas tim terpadu yang sudah berjalan hendaknya tetap mempertahankan semangat, kekompakan dalam penanganan karhutla yang terjadi di Kabupaten Pelalawan ini, kebersamaan dan kekompakan permasalahan yang terjadi hendaknya dilaksanakan bersama, ia menitipkan pesan kepada satgas untuk menjaga kesehatan, siap dan cepat penanganan karhutla agar ditahun 2018 ini kabut asap bisa seminim mungkin kita tekan dan bebas dari kebakaran lahan dan hutan.

Hadir dalam kesempatan tersebut Kapolres Pelalawan AKBP Pol Kaswandi Irwan,S.Ik beserta Jajaran Polres Pelalawan, Kodim 0313 Pabung Mayor Untung Prasetyo, Kepala BPBD Pelalawan Hadi Penandio, Kepala Satuan Pol PP Abu Bakar,FE, Camat Pangkalan Kerinci Fakhrurozi beserta para lurah. EP

 
INFO TERKAIT 
 Sabtu, 09 Juni 2018 05:06:59
Pantauan BMKG Pekanbaru, 14 Hotspot Muncul di Sumatera
 Rabu, 30 Mei 2018 08:05:42
Apindo Riau: Tanpa Regulasi Perizinan Baik, RTRW Riau Itu Tak Berarti Apa-Apa
 Rabu, 28 Maret 2018 06:05:44
RTRW Jadi Stimulan Positif Pengembangan Daerah
 Rabu, 23 Mei 2018 04:05:58
Warga Rohul Harus Waspada Intesitas Curah Hujan Tinggi Diprediksi Akan Terjadi Banjir
 Senin, 14 Mei 2018 10:05:50
TingkatkĂ n Kelestarian Laut, Forhati Gerakkan Tanam Mangrove
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca