PAW Hardianto, Hak Partai, Tidak Mesti Nomor Urut Dua
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Kamis, 08 Maret 2018 08:03:06
PAW Hardianto, Hak Partai, Tidak Mesti Nomor Urut Dua
KETERANGAN GAMBAR :
Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Riau, Husni Thamrin

PEKANBARU, UTUSANRIAU.CO - Ikut dalam pertarungan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur riau tahun 2018. Anggota DPRD Riau Hardianto yang bepasangan Lukman Edy (LE)- Hardianto di Pilgubri 2018. Hingga kini belum ada Paw Hardianto dari fraksi Gerindra sejahtera di DPRD Riau. 

Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Riau, Husni Thamrin , mengatakan pengganti Hardianto di DPRD Riau itu tergantung partai yang akan menunjuknya.

Menurutnya Paw tidak mesti orang yang memperoleh surat terbanyak kedua di bawah Hardianto di  daerah pemilihan yang sama walaupun sesuai UU Paw adalah nomor urut dua setelah anggota yang digantikan.

"Siapa pengganti Hardianto, itu tergantung partai, tidak harus orang yang di bawah Hardianto dalam perolehan suara Pileg 2014," ujar Husni Thamrin , Rabu (07/03/2018).

Lebih jauh ketua Fraksi Gerindra Sejahtera itu menjelaskan,  ada beberapa poin yang menjadi pertimbangan partai sehingga memutuskan pengganti Hardianto berasal dari orang yang memperoleh suara terbanyak ketiga.

Menurutnya jika kader partai pemilik suara kedua itu  tidak aktif lagi di partai, mengundurkan diri atau meninggal dunia maka bisa di gantikan nomor urut berikutnya.

 "Dalam Undang-undang memang suara terbanyak kedua, tapi kalau ia tidak aktif, mengundurkan diri atau meninggal, maka tidak tertutup kemungkinan juga nomor tiga yang naik," ujarnya.

Anggota komisi V itu menyebutkan , pihaknya sudah meminta DPD untuk segera mengirimkan surat Pengganti Antar Waktu (PAW) atas nama Hardianto ke DPRD Riau. Namun, sampai saat ini belum ada jawaban dari DPD Gerindra Riau.

"Fraksi ini adalah perpanjang tangan partai, mana berani fraksi melawan partai, walaupun kita sendiri pengurus partai, siapapun yang dikirim partai masuk ke sini, kita terima selaku fraksi," kata politisi asal Pelalawan itu.

Seperti yang diketahui, Hardianto merupakan anggota DPRD Riau dari daerah pemilihan Bengkalis-Kepulauan Meranti-Dumai. Saat ini yang bersangkutan sudah terdaftar sebagai calon Wakil Gubernur Riau untuk Pilgubri dan sesuai aturannya, setiap anggota dewan yang maju dalam Pilkada, maka wajib mengundurkan diri sebagai anggota dewan.(ls)

 
INFO TERKAIT 
 Selasa, 25 September 2018 08:09:00
Fraksi DPRD Inhu Sampaikan Pandangan Umum Terhadap RAPBD-P
 Senin, 24 September 2018 05:09:15
Bupati Rohul Belum Terima Usulan Nama Wakil Bupati dari Partai Pengusung
 Senin, 24 September 2018 09:09:33
Dana Awal Kampanye Jokowi-Maaruf Rp11 M, Prabowo-Sandi Hanya Rp 2 M
 Jumat, 21 September 2018 09:09:11
Polri Turunkan 452 personel Kawal Paslon presiden dan wakil presiden
 Kamis, 20 September 2018 05:09:15
KPU Inhu Tetapkan DCT Pileg Sebanyak 531 Orang
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca