BBKSDA Riau dan PT THIP dan Tim Kepolisian Sambangi Lokasi Serangan Harimau
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Senin, 12 Maret 2018 06:03:24
BBKSDA Riau dan PT THIP dan Tim Kepolisian Sambangi Lokasi Serangan Harimau
KETERANGAN GAMBAR :
BBKSDA Riau dan PT THIP dan Tim Kepolisian Sambangi Lokasi Serangan Harimau

TEMBILAHAN, UTUSANRIAU.CO  - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau dan PT THIP dan tim kepolisian menyambangi lokasi kejadian di Dusun Simpang Kanan Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran, Minggu (11/3/2018).

Kedatangannya ini menenangkan warga yang mengalami trauma psikis pasca serangan harimau yang menewaskan seorang warga kemarin.Tim yang terdiri dari Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Simpang BRIGADIR Erwin, A, Ketua Tim BBKSDA Riau M Hendri dan Humas PT THIP Aidil Fitri berpesan kepada warga RT 038 Sinar Danau untuk meningkatkan kewaspadaan dalam beraktifitas, terutama di tempat-tempat yang diperkirakan jadi persembunyian harimau.

Terkait dengan konflik warga dengan binatang buas tersebut, diharapkan warga tetap tenang dan tidak mengambil tindakan di luar koridor hukum, karena harimau termasuk dalam klasifikasi satwa kritis yang terancam punah (critically endangered), dan saat ini berada dalam daftar merah spesies terancam, sebagaimana yang dirilis International Union for Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN) sebuah organisasi internasional yang didedikasikan untuk konservasi sumber daya alam.

Untuk penanganan selanjutnya, dan agar tidak terjadi lagi perjumpaan warga dengan harimau tersebut, pihak BKSDA merencanakan pemenambahan tim penanganan konflik. Tidak adanya signal telekomunikasi di daerah tersebut, menjadi kendala karena akses komunikasi dengan pihak luar sangat terhambat.

Seperti diketahui, dalam 2 bulan berselang, telah terjadi serangan mematikan dari raja rimba tersebut. Terakhir, Sabtu (10/3/2018) terhadap seorang warga Desa Pulau Muda Kecamatan Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan, meninggal dunia, akibat terkaman binatang buas tersebut. (mcr)

 
INFO TERKAIT 
 Jumat, 07 Desember 2018 04:12:34
GAKKUM LHK Amankan Sudigdo dan 3 Alat Berat Rambah Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu
 Selasa, 04 Desember 2018 08:12:53
JMGR: Tanpa SK PS Gambut, Jokowi Tidak Perlu Ke Riau
 Senin, 03 Desember 2018 08:12:18
Potensi Hujan di Riau Hingga April
 Jumat, 30 November 2018 08:11:01
Saat Indonesia Jadi Negara Penyumbang Limbah Plastik Terbesar Dunia, Ibu-ibu Pekanbaru Dirikan Kelompok Perajin Sampah
 Jumat, 23 November 2018 07:11:32
Ir. Selamat, MM: Tahun 2018, TK PPEG Terbentuk di Dua Desa, Tahun Depan Dua Desa lagi
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca