OJK: Kondisi Bank Riau Kepri Sehat Tidak Perlu Khawatir
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Senin, 09 April 2018 04:04:27
OJK: Kondisi Bank Riau Kepri Sehat Tidak Perlu Khawatir
KETERANGAN GAMBAR :
OJK: Kondisi Bank Riau Kepri Sehat Tidak Perlu Khawatir

PEKANBARU, UTUSANRIAU.CO - Menanggapi isu yang beredar terkait BUMD Bank Riau Kepri (BRK), Ketua Komisi III DPRD Riau Erizal Muluk, mengatakan, dari Hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 5 April  lalu kondisi BRK sehat dan tidak ada yang perlu di khawatirkan.

Menurutnya, dari paparan OJK sebagai pengawas bank , kemajuan BRK mulai modal dan laba berkembang baik,  tidak ada yang perlu di khawatirkan, maka  perlu diinformasi kan kepada masyarakat luas karena BRK milik Pemda dan masyarakat Riau.

"Kami Komisi III menyampaikan kepada masyarakat tidak perlu khawatir ,dan tetap jadi nasabah, BRK dapat reward dan laba, dari tahun ke tahun asetnya meningkat," jelas Erizal Muluk, Senin (09/04/2018).

Politisi Golkar itu menambahkan, sepanjang pemegang saham ,sebanyak  21 pemilik saham Pemda di Riau dan Kepri , dan Pemprov Riau pegang salah pengendali saham dengan 39 persen saham,  tidak menyampaikan kegelisahannya, seperti yang beredar  maka masyarakat tidak perlu khawatir.

"Kalau memang begitu kondisinya seperti yang disebutkan akan bangkrut tentulah para pemegang saham sudah melakukan RUPS ,kita cuma 39 persen, bagaimana dengan pemilik saham lainnya, maka kita menghimbau masyarakat tidak ada satupun hal yang menganggu kinerja BRK saat ini, " ujarnya.

Hal senada juga dikatakan Wakil ketua Komisi III ,M.Arpah yang menyebutkan OJK merupakan  lembaga independen yang bertugas melakukan pengaturan dan pengawasan kepada bank-bank teasuk BRK.

"Penjelasan OJK untuk BRK tidak ada persoalan yang siginifikan, saya sempat bertanya ,apakah BRK sehat atau tidak, menurutnya BRK sehat, berarti sampai hari ini hasil yang disampaikan OJK sesuai tupoksinya adalah fakta,"terangnya.

Memang menurutnya ada informasi yang beredar adanya hasil audit  internal  yang di minta salah satu anggota komisi III yang di sampaikan, namun OJK akan pelajari pertanyaan dan akan kaji dulu baru di jawab OJK.

Sementara, anggota Komisi III Musyaffak menyebutkan, para pemegang saham tidak terusik dengan kondisi BRK berarti pemegang saham masih percaya kepada BRK, Kalau ada persoalan internal di BRK tentu para pemegang saham tidak akan tinggal diam.

"Kita dewan ini mitra, kalau masih memberikan deviden  tidak masalah. Kita kembali kepada tupoksi kita mengawasi nya, karena di situ ada APBD Riau, " jelasnya.**(ls)

 
INFO TERKAIT 
 Sabtu, 22 September 2018 12:09:17
Bank Dunia pastikan Indonesia aman dari krisis ekonomi
 Jumat, 21 September 2018 03:09:19
Pemkab Meranti Komit Ciptakan Interpreniur Muda Berdaya Saing
 Kamis, 20 September 2018 05:09:09
Sekda Meranti Buka Rakor ULP se-Provinsi Riau
 Senin, 17 September 2018 06:09:36
Jatah Dikurangi 50 Persen, LPG 3 Kg Langka di Rohul
 Sabtu, 15 September 2018 11:09:42
DPR Minta Bentuk Badan Pangan Nasional
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca