Banjir Sungai Indragiri Melebar Ke Enam Kecamatan
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Kamis, 12 April 2018 08:04:43
Banjir Sungai Indragiri Melebar Ke Enam Kecamatan
KETERANGAN GAMBAR :
Banjir Sungai Indragiri Melebar Ke Enam Kecamatan/ Foto Int

RENGAT, UTUSANRIAU.CO - Banjir yang disebabkan meluapnya sungai Indragiri sudah melebar ke enam Kecamatan yang ada dalam wilayah Inhu. Bnyak rumah terendam dan kerusakan jalan akibat banjir tidak dapat terelakkan lagi.

Sesuai dengan data yang disampaikan oleh Kantor Penanggulangan Bencana Daerah (KPBD) Inhu, hingga Rabu (11/4) kemarin ratusan rumah sudah terendam. Bahkan akses ke sebagian wilayah di Inhu mengalami kerusakan akibat derasnya arus air yang disebabkan meluapnya sungai Indragiri.

Kepala Kantor Penanggulangan Bencana Daerah (KPBD) Inhu, Indra T mengungkapkan enam kecamatan yang dilanda banjir terdiri dari Kecamatan Peranap. Dikecamatan ini total rumah yang terendam akibat banjir sebanyak 45 rumah. Dengan rincian di  Desa Pematang 10 rumah  dan Desa Pematang Benteng 35 rumah.

Selanjutnya  di Kecamatan Batang Peranap rumah menjadi korban banjir sebanyak 318 rumah yang berada di Desa Setako Raya sebanyak 259 rumah dan Desa Pauh Ranap sebanyak 59 rumah.

Kemudian pada bagian hilirnya di Kecamatan Kelayang sudah terendam sebanyak 10 rumah warga. Serta akses jalan terputus yang menjadi penghubung antara desa Koto Medan, desa Pulau Sengkilo, desa Dusun Tua Pelang, desa Teluk Sejua, dan Desa Pasir Beringin.

“Untuk Kecamatan Batang Cenaku, sebanyak 50 rumah di tiga desa terendam, yakni Desa Anak Talang, Desa Kepayang Sari, dan Desa Kilan.

Sementara itu, akses jembatan di Desa Anak Talang rusak dan akses jalan di Desa Kilan terputus,”jelasnya.

Selain itu banjir akibat meluapnya sungai juga dirasakanmasyarakat yang tinggal di Kecamatan Seberida. Sebanyak 434 rumah terendam banjir, sejumlah fasilitas pendidikan seperti TK dan SD 003 Beligan, SDN 001 Seberida ikut terendam sehingga menggangu proses belajar mengajar.

Sementara di Kecamatan Rakit Kulim, banjir telah memutuskan akses jalan Desa Kuantan Tenang, dan jalan penghubung antara Batu Sawar dan Desa Petonggan. Banjir diwilayah ini sudah merendam ratusan rumah dan juga lokasi pertanian dan kebun milik masyarakat.

Diperkirakan banjir akibat melupanya sungai Indragiri akan semakin melebar pada hilir sungainya mengingat curah hujan yang cukup deras masih terus terjadi dihulu sungai Indragiri. Untuk itu masyarakat yang berada disepanjang pinggiran sungai Indragiri agar dapat waspada banjir.  **dasmun

 
INFO TERKAIT 
 Rabu, 17 Oktober 2018 09:10:59
Riau Belum Ditetapkan Status Siaga Banjir, Bantuan Mulai Didistribusikan ke Daerah
 Selasa, 16 Oktober 2018 06:10:47
Sungai Indragiri Mulai Meluap, Masyarakat Diminta Waspada
 Selasa, 16 Oktober 2018 06:10:45
Ribuan Rumah di Kecamatan Bonai Darussalam Terendam Banjir
 Selasa, 16 Oktober 2018 06:10:18
Ribuan Rumah di Kecamatan Bonai Darussalam Terendam Banjir
 Senin, 15 Oktober 2018 09:10:56
Banjir Melanda, Pasaman Barat Tetapkan Tanggap Darurat 7 Hari
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca