Pemprov Riau Tak Berani Terapkan Cuti Libur Lebaran untuk PNS
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Rabu, 02 Mei 2018 10:05:51
Pemprov Riau Tak Berani Terapkan Cuti Libur Lebaran untuk PNS
KETERANGAN GAMBAR :
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, Ikhwan Ridwan./ Foto Internet

PEKANBARU, UTUSANRIAU.CO - Pemprov Riau tak mau ambil risiko dan tidak berani menerapkan cuti libur lebaran sesuai dengan ketetapan pemerintah, tentang 11 hari jatah libur PNS saat lebaran Idul Fitri. Itu lantaran hingga saat ini Pemprov Riau belum menerima surat edaran apapun terkait hal itu.

"Suratnya belum kami terima. Saya tahunya hanya dari WA saja. Kalau tidak ada surat fisik yang kami terima, tak berani kami memberlakukan kebijakan itu," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, Ikhwan Ridwan.

Dia menambahkan, setakat ini pihaknya masih menunggu surat edaran kebijakan tambahan libur lebaran yang ditandatangani oleh 3 menteri itu. Biasanya, dalam rentang waktu seperti ini edaran dari pusat soal intruksi bekerja bagi PNS sudah disebar ke Pemda. Tapi sampai sekarang masih belum.

Ikhwan tidak bisa memastikan kapan waktunya, namun biasanya, surat edaran itu memang dikeluarkan sebulan atau H-15 menjelang puasa dan lebaran. "Kalau kapannya, enggak tahu lah kita. Yang jelas kami hanya menunggu saja," tambahnya.

Menurut Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dhakiri, tambahan cuti bersama itu berlaku bagi PNS maupun pegawai swasta. "Kalau untuk swasta, ya (dipotong cuti tahunan). Kalau untuk PNS ada aturannya sendiri," ujar Hanif

Hanif mengatakan tambahan libur Lebaran tersebut untuk kepentingan bersama, salah satunya menjaga arus lalu lintas."Prinsipnya, ini kepentingan bersama dasar pertimbangnya kan untuk membantu rekayasa lalu lintas sebelum Lebaran. Nah itu kan kepentingan kita semua lah. Jadi Menaker ini bisa dipahamilah," kata Hanif.

Sebagai informasi, pemerintah telah menetapkan penambahan cuti lebaran tersebut dalam surat keputusan bersama (SKB) 3 menteri. Keputusan tersebut diteken oleh MenPAN-RB, Menaker, dan Menag. Penambahan cuti bersama diberikan 2 hari sebelum Lebaran, yaitu 11 dan 12 Juni 2018, serta 1 hari setelah Lebaran, yaitu pada 20 Juni 2018. Total cuti bersama adalah 7 hari, yaitu 11, 12, 13, 14, 18, 19, dan 20 Juni 2018.bpc/nor 

 
INFO TERKAIT 
 Kamis, 17 Januari 2019 06:01:21
Bupati Hadiri Musrenbangdes  Desaa Buluh Rampai
 Kamis, 17 Januari 2019 04:01:17
Danish Bayi Dalam Kardus Sudah Punya Orang Tua Asuh
 Kamis, 17 Januari 2019 02:01:28
Upacara Hari K3 di Kantor Gubri Diwarnai Insiden Memalukan
 Kamis, 17 Januari 2019 02:01:08
TP4D Kejari Rohul Siap Kawal Dana Desa Tahun 2019
 Kamis, 17 Januari 2019 02:01:14
Wabup Meranti Pembina Apel 17 Hari Bulan, Bupati Ajak Pegawai Tingkatkan Kesadaran Perbaki Kualitas Hidup
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca