Ini Komitmen Musa Rajekshah Membela Hak Disabilitas di Sumut
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Senin, 14 Mei 2018 10:05:23
Ini Komitmen Musa Rajekshah Membela Hak Disabilitas di Sumut
KETERANGAN GAMBAR :
Musa Rajekshah saat mengunjungi Kediaman Rumah SBY

SUMUT, UTUSANRIAU.CO - Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara nomor urut 1, Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Eramas), mengaku prihatin dengan minimnya perhatian pemerintah terhadap penyandang disabilitas. Pasalnya, banyak tempat dan fasilitas publik yang masih mengabaikan hak para penyandang disabilitas.

"Eramas akan memperjuangkan hak-hak ini, khususnya di tempat-tempat pelayanan publik yang ramah untuk saudara-saudara kita ini. Salah satunya mendorong terbentuknya Perda (peraturan daerah)," ujar Ijeck, pada acara Debat Publik Pilgubsu Tahap Kedua di Hotel Adi Mulia, Medan, Sabtu malam (12/5/2018).

Meskipun persoalan disabilitas telah diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2016 Tentang Penyandang Disabilitas, Ijeck mengatakan hak penyandang disabilitas masih terabaikan. 

"Betul sudah ada undang-undang yang mengaturnya, tapi fakta di lapangan belum terlaksana di daerah. Kita harus punya komitmen dan bukan sebatas wacana. Kita melihat tempat kumpul mereka saja tidak ada," katanya. 

Ijeck mengatakan, dirinya bersama Edy, akan memenuhi hak penyandang disabilitas. Salah satunya dengan membuka pusat pelatihan agar para penyandang disabilitas bisa berkompetisi di dunia kerja.

"Pemerintah harus hadir di tengah-tengah masyarakat termasuk menfasilitasi tempat-tempat pelatihan bagi saudara-saudara kita yang secara fisik tidak sesempurna kita," pungkas Ijeck.

Di tempat yang terpisah, pengamat dari Sumut Center of Policy Studies (SCPS), Adi Siahaan, mengatakan pasangan Edy-Ijeck lebih concern terhadap kaum disabilitas dari pasangan Djarot-Sihar.

"Komitmennya jelas, semoga bisa terealisasi nantinya. Kalau statement pasangan Djarot-Sihar cenderung normatif," ujar Adi. **Rls

 
INFO TERKAIT 
 Rabu, 15 August 2018 07:08:40
Maju Pada Pileg 2019, Dewan Belum Terima Surat Pengunduran Diri Gubri Andi Rachman
 Selasa, 14 August 2018 07:08:56
Maju ke Senayan, Pemberhentian Gubri Andi Rachman Tunggu Paripurna Dewan
 Jumat, 10 August 2018 07:08:41
KPU Bengkalis Tetapkan 643 Berkas Balon DPRD MS
 Rabu, 08 August 2018 07:08:32
KPU Inhu Umumkan DCS 12 Agustus
 Jumat, 03 August 2018 06:08:58
Bacaleg Rohul Diyakini Berkurang, Ini Penyebabnya
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca