Apindo Riau: Tanpa Regulasi Perizinan Baik, RTRW Riau Itu Tak Berarti Apa-Apa
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Rabu, 30 Mei 2018 08:05:42
Apindo Riau: Tanpa Regulasi Perizinan Baik, RTRW Riau Itu Tak Berarti Apa-Apa
KETERANGAN GAMBAR :
Ketua Apindo Riau, Wijatmoko Rahtrisno/ Foto Tribun Pekanbaru

PEKANBARU, UTUSANRIAU.CO - Dunia usaha di Riau membutuhkan perbaikan regulasi perizinan dari pemerintah daerah. Jika tidak, disahkannyapun RTRW Riau tidak akan memberikan dampak kemudahan bagi kaum investor.

"RTRW Riau itu tanpa perbaikan proses perizinan yang kuat malah tidak berarti apa-apa. Pengusaha hanya ingin cepat dan tepat. Sehingga selesainya RTRW Riau dibarengi dengan banyak masuk investasi," kata Ketua Apindo Riau, Wijatmoko Rahtrisno, Rabu (30/5/18) di Pekanbaru.

Wijatmoko menambahkan, jika hadirnya RTRW Riau didukung dengan proses perizinan yang cepat, maka diperkirakan triliunan investasi yang antre juga akan cepat masuk ke Riau. Dampak dari semua itu tentunya perbaikan ekonomi daerah di tengah kondisi migas tidak lagi menjadi harapan besar bagi Pemprov Riau untuk DBH.

"Bagaimana Pemprov Riau bisa menjamin perizinan usaha itu mudah dan cepat. Kalau bisa 1 minggu itu sudah selesai semuanya," ujarnya.

Dia menyebutkan, sejauh ini dunia usaha di daerah memaklumi kondisi SDM di Pemda, atas dasar itu, pihak pengusaha hanya bisa memberikan dorongan kepada Pemprov Riau untuk memperbaiki kualitas SDM khususnya di bidang prizinan dan pelayanan terpadu satu pintu itu.

"Kalau izin cepat, saya rasa investasi yang selama ini antre karena menunggu RTRW akan sangat cepat masuknya," sambung dia.bpc/nur

 
INFO TERKAIT 
 Jumat, 07 Desember 2018 04:12:34
GAKKUM LHK Amankan Sudigdo dan 3 Alat Berat Rambah Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu
 Selasa, 04 Desember 2018 08:12:53
JMGR: Tanpa SK PS Gambut, Jokowi Tidak Perlu Ke Riau
 Senin, 03 Desember 2018 08:12:18
Potensi Hujan di Riau Hingga April
 Jumat, 30 November 2018 08:11:01
Saat Indonesia Jadi Negara Penyumbang Limbah Plastik Terbesar Dunia, Ibu-ibu Pekanbaru Dirikan Kelompok Perajin Sampah
 Jumat, 23 November 2018 07:11:32
Ir. Selamat, MM: Tahun 2018, TK PPEG Terbentuk di Dua Desa, Tahun Depan Dua Desa lagi
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca