Korupsi BLJ, Hakim Nilai Kabag Keuangan dan Kabag Ekonomi Bertanggungjawab
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Rabu, 30 Mei 2018 10:05:00
Korupsi BLJ, Hakim Nilai Kabag Keuangan dan Kabag Ekonomi Bertanggungjawab
KETERANGAN GAMBAR :
Korupsi BLJ, Hakim Nilai Kabag Keuangan dan Kabag Ekonomi Bertanggungjawab/ Foto Internet

PEKANBARU, UTUSANRIAU.CO - Majelis hakim yang menyidangkan perkara dugaan korupsi TPPU dana penyertaan PT BLJ, menilai Plh Kabag Keuangan, Arlis Suharman dan  Kabag Perekonomian Setdakab Bengkalis tahun 2012 Hamdan, turut bertanggungjawab.

Fakta ini diungkapkan majelis hakim yang dipimpin Khamazaro Waruwu SH, pada sidang Rabu (30/5/18) di Pengadilan Tipikor Pekanbaru. Hakim menilai, keduanya berperan dalam proses pencairan dana penyertaan modal sebesar Rp300 miliar.

Baik Arlis maupun Hamdan diajukan Jaksa Penuntut Umum Eka Safitra SH sebagai saksi untuk terdakwa Yusrizal Andayani. Hakim mempertanyakan alasan keduanya memproses pencairan kendati persyaratannya tidak lengkap.

"Anda tau persyaratan pencairan tidak lengkap, kenapa dicairkan juga. Apa alasannya?,"tanya hakim.

Saat itu, keduanya masih enggan menjawab. Namun begitu didesak, keduanya akhirnya mengak atas perintah Bupati Bengkalis Herliyan Saleh.

Mendengar pernyataan kedua saksi itu, hakim Waruwu pun berang. Dia menilai, kedua saksi telah melakukan pelanggaran dalam proses pencairan.

"Hanya karena takut sama Bupati, lalu kalian cairkan. Kalian berdua harus turut bertanggungjawab, tidak bisa hanya para terdakwa ini saja,"tegas Waruwu.

Bahkan Waruwu juga sempat mengancam, jika status saksi yang disandang keduanya bisa berubah menjadi tersangka. Mendengar itu, kedua saksi ini langsung gemetaran.

Untuk diketahui,   Pemkab Bengkalis menyertakan dana ke perusahaan daerah (Perusda) Bengkalis, PT Bumi Laksamana Jaya (BLJ), dengan Dirut Yusrizal Andayani. Namun belakangan, dana itu dialihkan terdakwa untuk membeli saham di PT Sumatera Timur Energi (STE) dan PT PIR dengan total Rp114 miliar. **nur/rpc

 
INFO TERKAIT 
 Rabu, 17 Oktober 2018 07:10:29
Diduga HGU PT ASL Masuk Wilayah Warga Sungai Raya
 Selasa, 16 Oktober 2018 05:10:07
Bayi Baru Lahir Dibuang di Kios Minyak Eceran
 Senin, 15 Oktober 2018 06:10:23
Kecelakaan Beruntun di Inhu, Satu Orang Guru Meninggal, Kepsek Koma
 Jumat, 12 Oktober 2018 05:10:18
12 Wanita Pelayan Kafe Remang - Remang Terjarin Razia Satpol PP Rohul
 Kamis, 11 Oktober 2018 05:10:59
Aparat Demo Kejari dan Polres Rohul Desak Kades Suka Maju Diperiksa
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca