Mudik Lebaran 2018, Tol Bocimi Dibuka Tanpa Tarif
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Senin, 11 Juni 2018 02:06:17
Mudik Lebaran 2018, Tol Bocimi Dibuka Tanpa Tarif
KETERANGAN GAMBAR :
Mudik Lebaran 2018, Tol Bocimi Dibuka Tanpa Tarif

JAKARTA, UTUSANRIAU.CO - Kabar gembira bagi para pemudik khususnya yang ingin menuju Sukabumi, Jawa Barat. Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) pada ruas Ciawi-Cigombong  sepanjang 15,3 kilometer sudah bisa dilalui tanpa tarif  alias gratis mulai Jumat (8/6/2018) hingga H+7 Hari Raya Idul Fitri 1439 pada 24 Juni 2018

Kehadiran tol Bocimi akan memangkas jarak dan waktu tempuh Bogor-Sukabumi yang berjarak sekitar 67 km bila melalui jalan arteri, dari semula sekitar 5 jam menjadi sekitar 1-2 jam saja. Ruas tol itu akan dibuka secara fungsional tanpa tarif. Kondisi jalannya sudah mantap dan tengah penyelesaian pemasangan kelengkapan berupa rambu dan marka jalan

"Tol Bocimi seksi I dari Ciawi ke Cigombong dengan panjang sekitar 15,3 km ini akan kita fungsikan mulai usai Shalat Jumat kemarin. Saat ini progres Seksi I telah mencapai 89 persen," kata Menteri Basuki melalui rilisnya yang diterima pada Minggu (11/6/2018)

Menurut Menteri Basuki, untuk mengoptimalkan arus lalu lintas, kendaraan yang diperbolehkan melintas hanya kendaraan pribadi dengan kecepatan maksimal 40 km per jam. Selain itu juga dilakukan pengaturan tanggal 8-14 Juni 2018, tol fungsional diperuntukan bagi kendaraan dari arah Jakarta menuju Sukabumi. “Sedangkan pada hari Idul Fitri, Jumat-Minggu (15-24 Juni 2018) hanya bisa dilewati kendaraan dari arah sebaliknya, “ katanya.

Dengan fungsionalnya ruas tol tersebut, Menteri Basuki mengatkan akan signifikan mengurangi waktu tempuh Ciawi-Cigombong dari sekitar 1-2 jam menjadi sekitar 20 menit. Selama fungsional, telah disiapkan tiga pintu tol, yakni di pintu Tol Ciawi, kilometer 6+300 Cimande/Caringin, dan kilometer 15+300 Cijeruk/Cigombong. “Antisipasi kemacetan dilakukan dimana Pintu Tol Caringin akan dibuka jika kepadatan panjang terjadi di pintu tol Cigombong, “ ujarnya.

Untuk memberikan kenyamanan, diungkapkan Menteri Basuki, pihak pengelola menyediakan tempat perhentian (rest area) sementara bagi pemudik yakni di kilometer 10+700 yang dilengkapi parkir kendaraan, toilet, dan mushola.

Pembangunan Tol Bocimi dibagi menjadi empat seksi, antara lain Seksi I Ciawi-Cigombong 15,3 km, Seksi II Cigombong- Cibadak 11,9 km, Seksi III Cibadak-Sukabumi Barat 13,7 km, serta Seksi IV Sukabumi Barat-Sukabumi Timur 13 km.   Pembangunannya menggunakan dana investasi badan usaha jalan tol (BUJT)  PT Trans Jabar Toll dengan saham mayoritas dimiliki oleh PT Waskita Toll Road dengan nilai investasi sebesar Rp 15,95 triliun.

Tol Bocimi akan memangkas jarak dan waktu tempuh Bogor-Sukabumi yang berjarak sekitar 67 km bila melalui jalan arteri, dari semula sekitar 5 jam menjadi sekitar 1-2 jam saja. Semakin lancarnya konektivitas diharapkan mendukung pertumbuhan ekonomi dan pengembangan wilayah Sukabumi serta mendukung kawasan wisata di selatan Jawa seperti Pelabuhan Ratu. **Bm

 
INFO TERKAIT 
 Kamis, 16 August 2018 07:08:41
MenpanRB Syafruddin Diminta Lanjutkan Capaian Program Asman Abnur
 Rabu, 08 August 2018 07:08:55
Sebanyak 6.084 Jemaah Haji Indonesia Bertolak ke Makkah
 Rabu, 08 August 2018 07:08:19
Rehabilitasi Konstruksi Lombok dan Bali, Perlu Penangangan Khusus
 Rabu, 08 August 2018 07:08:38
Menaker: Isu Serbuan TKA di Morowali Tidak Benar, Case Closed
 Selasa, 07 August 2018 07:08:31
Rumah Kapitra Ampera di Jakarta Dilempar Molotov
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca