Ferry Mursidan Baldan : Ruang Gerak Manipulasi Data Harus Ditutup
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Sabtu, 08 September 2018 11:09:49
Ferry Mursidan Baldan : Ruang Gerak Manipulasi Data Harus Ditutup
KETERANGAN GAMBAR :
Ferry Mursidan Baldan

JAKARTA, UTUSANRIAU.CO - Meski Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT), namun harus dipastikan DPT tak akan mendatangkan permasalahan pada penyelenggaraan Pemilu 2019. KPU diminta harus mengantisipasi berbagai langkah adanya potensi duplikasi data maupun adanya data fiktif.

Pernyataan tersebut dikatakan oleh mantan Ketua Komisi bidang pemilu DPR RI yang kini menjadi anggota tim sukses Prabowo-Sandiaga Uno, Ferry Mursidan Baldan di Jakarta, Jum’at (7/9/2018).

“Berbagai antisipasti  harus dilakukan KPU untuk menjamin Pemilu yang demokratis dan bersih sekaligus memastikan bahwa suara pemilih tersampaikan dengan benar, “ ujar Ferry

Ferry menambahkan belum tuntasnya program e-KTP menjadikan KPU  masih Harus menggunakan mekamisme manual dalam penyusunan dan Penetapan DPT Pemilu 2019. Semestinya, jika Program e-ktp (yang merekam dan mencatat semua peristiwa kependudukan, dengan memberi Nomor Induk Kependudukan-NIK), sejatinya KPU akan sangat mudah memetapkan DPT dengan menggunakan NIK. “Bahkan mereka yang akan berusia 17 Tahun pada April 2019 nanti, termasuk perkawinan  menjadi syarat sebagai Pemilih, “ katanya.

Menyinggung temuan KPU tentang adanya sekitar 25 juta pemilih ganda, Ferry Mursidan mengusulkan tiga hal. Pertama KPU harus  melakukan proses konfirmasi dan ricek data yang disampaikan oleh peserta Pemilu terhadap DPT yang sudah ditetapkan secara bersama dengan Peserta Pemulu. “Dengan perangkat IT yang ada akan mudah hal itu dilakukan, “ katanya.

Langkah kedua lanjut Ferry, apabila terjadi koreksi, maka seketika dilakukan pembetulan terhadap DPT. “Proses ini dilakukan sampai batas waktu yang disepakati, untuk memberi  ruang bagi KPU dalam pengadaan logistik, “ kata Ketua Umum Ika Unpad tersebut.

Ketiga, jika jelang hari H masih ditemukan kemungkinan pemilih ganda atau fiktif, KPU perlu mengeluarkan tindakan atau langkah strategis. Misalnya mencoret dari DPT di tingkat Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Menurut Ferry, proses pencitraan ini perlu ditetapkan sesuai dengan kesepakatan antara KPU dengan peserta pemilu. Misal sampai 14 atau 10 Hari sebelum hari H dan logistik (surat suara) yang sudah tercetak dimusnahkan di tingkat PPK.

“Sebagai langkah antisipasi, hal ini penting untuk dilakukan, Karena sejatinya Pemilu adalah simbol peradaban bangsa Indonesia. Kita sebagai peserta Pemilu ingin membantu KPU untuk memyelenggarakan Pemilu secara bersih, benar dan berkualitas, “ katanya.

Mantan politikus Partai Golkar dan Nasdem itu menambahkan KPU harus menyiapkan berbagai pengadaan logistik Pemilu untuk menutup ruang gerak terjadinya potensi manipulasi data. “Kesiapan menutup ruang gerak manipulasi data itu jauh lebih penting karena menyangkut legalitas hasil Pemilu, “ katanya

Ferry menegaskan pengabaian hal ini berpotensi pada rusaknya tatanan bernegara dan memperpuruk bangsa ini pada kondisi yang tak kita harapkan. “Melihat sosok KPU, saya memiliki keyakini penyelenggara PEmilu akan melakukan hal terbaik pada setiap tahapan Pemilu termasuk soal DPT ini, “ ujarnya. **Bs

 
INFO TERKAIT 
 Senin, 24 September 2018 05:09:15
Bupati Rohul Belum Terima Usulan Nama Wakil Bupati dari Partai Pengusung
 Senin, 24 September 2018 09:09:33
Dana Awal Kampanye Jokowi-Maaruf Rp11 M, Prabowo-Sandi Hanya Rp 2 M
 Jumat, 21 September 2018 09:09:11
Polri Turunkan 452 personel Kawal Paslon presiden dan wakil presiden
 Kamis, 20 September 2018 05:09:15
KPU Inhu Tetapkan DCT Pileg Sebanyak 531 Orang
 Kamis, 20 September 2018 05:09:26
KPU Tetapkan Jokowi dan Prabowo Capres 2019
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca