Jatah Dikurangi 50 Persen, LPG 3 Kg Langka di Rohul
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Senin, 17 September 2018 06:09:36
Jatah Dikurangi 50 Persen, LPG 3 Kg Langka di Rohul
KETERANGAN GAMBAR :

UTUSANRIAU.CO, PASIRPENGARAIAN - Dinas Perindustrain dan Perdagangan (Disperindag) Rokan Hulu (Rohul, Riau mengaku sering mendapat aduan dari masyarakat soal kelangkaan elpiji 3 kilogram. Masyarakat menanyakan penyebab kelangkaan elpiji bersubsidi itu.

"Kita kerap menerima telpon dari masyarakat mempertanyakan penyebab terjadinya kelangkaan Lpg dan sulit untuk didapat oleh masyarakat. Dua minggu terakhir, LPG 3 kg memang langka," ujar Seketaris Disperindag Rohul, Firdaus SSos, Senin (17/9/2018) .

Diakuinya, kelangkaan tersebut menyeluruh di 16 kecamatan se-Rokan Hulu. Pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan 2 pangkalan LPG dan 7 agen di Rohul,  penyebab terjadinya kelangkaan akibat adanya pengurangan jatah sebesar 50 parsen dari pihak pertamina.

"Biasanya jatah rohul 4 ribu tabung. Namun karena adanya pengurangan, Rohul hanya peroleh 2 ribu tabung dalam dua kali satu minggu," ungkap Firdaus.

Diakui, kelangkaan ini bukan karean ada penimbunan atau permainan pemilik pangkalan dan agen. Melainkan kuota Lpg Rohul itu sendiri yang dikurangi. Alhasil terjadi kelangkaan dan masyarakat sulit untuk mendapatkannya. "Kita kasih penjelasan. Setelah itu kita arahkan warga ke pangkalan langsung untuk menanyakan yang sebenarnya," tuturnya. (Ar)

 
INFO TERKAIT 
 Selasa, 11 Desember 2018 10:12:05
Pemprov Gesa Evaluasi APBD Kabupaten/Kota
 Selasa, 11 Desember 2018 10:12:09
Banyak Faktor, Harga TBS Riau Berfluktuatif
 Jumat, 07 Desember 2018 07:12:58
Ratusan Pelaku UMKM Ikuti Workshop Industri Tenun
 Jumat, 07 Desember 2018 07:12:32
Gapensi Rohul Minta Pemkab Berdayakan Kontraktor Lokal
 Kamis, 06 Desember 2018 10:12:39
Pertamina akan Menambah Alokasi Gas Elpiji 3 Kg
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca