Polri Turunkan 452 personel Kawal Paslon presiden dan wakil presiden
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Jumat, 21 September 2018 09:09:11
Polri Turunkan 452 personel Kawal Paslon presiden dan wakil presiden
KETERANGAN GAMBAR :
pasangan Capres-wacapres

UTUSANRIAU.CO - Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi mengesahkan dua pasangan calon presiden dan wakil presiden, yakni Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Solahuddin Uno sebagai peserta Pemilihan Presiden 2019, Kamis (20/9/2018). Dengan demikian, mulai hari ini, Jumat (21/9/2018) kampanye kedua pasangan dimulai.

Selain menetapkan dua pasangan calon (paslon) peserta Pilpres 2019, KPU juga menetapkan daftar calon tetap (DCT) anggota DPR, DPD, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota.

Penetapan dua paslon peserta Pilpres 2019 itu dibacakan langsung oleh Ketua KPU Arief Budiman. "Hasil rapat pleno KPU RI menetapkan dua paslon yang telah mendaftar di KPU, yaitu Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin serta Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno," ujar Arief dalam Rapat Pleno Penetapan Daftar Calon Tetap Anggota DPR, DPD, dan Paslon Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019 di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat.

Kedua paslon peserta pilpres dinyatakan telah memenuhi syarat. Penetapan ini dituangkan dalam Keputusan KPU RI Nomor 1131/PL.02.2-kpt/06/IX/2018 tentang Penetapan Paslon Peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019. 

Penetapan itu dituangkan dalam Keputusan KPU RI Nomor 1130/PL.01.4-Kpt/06/KPU/IX/2018 tentang Penetapan DPT Perseorangan Peserta Pemilu Angota DPD RI Tahun 2019.

"KPU menyampaikan keputusan penetapan pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) kepada Polri," kata Arief seperti dilansir dari Republika.co.id. 

Dengan demikian, Polri selanjutnya mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk melakukan pengamanan dan pengawalan kepada paslon. Hal itu sesuai dengan Undang-Undang Nomor 7/2017 dan Keppres Nomor 31/204 tentang Pengamanan dan Pengawalan Capres dan Cawapres dalam Pemilu Presiden dan Wakil Presiden.

Selanjutnya, KPU rencananya akan menetapkan nomor urut calon pasangan pemimpin tersebut pada Jumat (21/9/2018). Arief mengatakan, penetapan nomor urut yang dilakukan KPU ini sesuai dengan regulasi yang berlaku. 

Setelah ditetapkan, kedua paslon peserta pilpres dapat memulai masa kampanye mulai 20 September hingga 19 April mendatang. Selama masa kampanye itu, kedua pasangan akan mendapatkan keamanan dari anggota kepolisian.

Polri telah menyiagakan 452 personel untuk mengawal paslon presiden dan wakil presiden yang sudah ditetapkan KPU. Wakapolri Komjen Ari Dono Sukmanto mengatakan, masing-masing pasangan calon akan dikawal 37 anggota kepolisian. 

"Mereka akan mendapatkan pengawalan 1 x 24 jam," kata Ari Dono saat akan menerima surat keputusan Komisi Pemilihan Umum (SK KPU) terkait penetapan paslon.

Ari Dono memerinci, pasukan keamanan yang akan menjaga kedua pasangan calon itu terdiri dari ajudan, pengawal pribadi, pengaman dan pengamatan (pamatan), serta pengawal lalu lintas (walatas). Wakapolri mengatakan, ratusan personel itu akan disiagakan untuk mengawal kegiatan kedua pasangan calon di Jabodetabek. 

"Untuk kegiatan di luar wilayah Jabodetabek, setiap polda sudah melaksanakan kegiatan pengamanan mulai dari penjemputan sampai di lokasi kegiatan," ujarnya.

Ari mengungkapkan, Mabes Polri telah melaksanakan seleksi untuk pengamanan capres-cawapres ini selama kurang lebih dua bulan. Kepolisian, kata dia, melaksanakan seleksi dari segi kesehatan, fisik, kemudian asesmen dan dalam kegiatan tersebut. Khusus untuk calon pejawat, pengamanan akan ditambahkan dengan personel dari Paspampres, kecuali jika Presiden sedang cuti.

Namun, Ari mengatakan, pengamanan Paspamres tidak akan diberikan kepada calon wakil presiden KH Ma'ruf Amin. Dia melanjutkan, ini mengingat ketua MUI nonaktif itu bukan merupakan calon pejawat.

Arief mengatakan, KPU RI juga menetapkan DCT anggota DPR sebanyak 7.968 calon yang terdiri dari 4.774 calon laki-laki, 3.194 calon perempuan, dengan 40 persen total keterwakilan perempuan.

Penetapan ini tertuang dalam Keputusan KPU RI Nomor 1129/PL.01.4-Kpt/06/IX/2018 tentang DCT Anggota DPR RI Pemilu Tahun 2019. Untuk DCT anggota DPD ditetapkan sebanyak 807 orang yang terdiri dari 671 calon laki-laki dan 136 calon perempuan di 34 daerah pemilihan. (Rik)

 
INFO TERKAIT 
 Kamis, 13 Desember 2018 03:12:00
Relawan Barjab Bertekad Menangkan Jokowi Dua Periode
 Kamis, 13 Desember 2018 08:12:09
Timsel Beberkan Penilaian Menetapkan 10 Orang Calon Anggota KPU
 Sabtu, 01 Desember 2018 08:12:48
Program Kampanye Jokowi, Membangun Perekonomian Lebih Baik
 Senin, 26 November 2018 11:11:45
Pasca Deklarasi, Forbin Mantap Dukung Pasangan Jokowi-Ma ruf
 Senin, 26 November 2018 11:11:57
Caleg DPRD Kota Bengkulu Dorong Kesejahteraan Guru Honorer
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca