Rusli Ahmad: Kunjungan PWNU Riau ke LAM Riau dalam Rangka Silaturahim
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Minggu, 23 September 2018 06:09:36
Rusli Ahmad: Kunjungan PWNU Riau ke LAM Riau dalam Rangka Silaturahim
 
Kunjungan Ketua PWNU Riau ke LAM Riau dalam Rangka Silaturahim/ Foto Rusli Ahmad

UTUSANRIAU.CO, PEKANBARU - Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Riau Rusli Ahmad yang didampingi sejumlah pengurus lain, bersilaturahim ke Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau, Jumat (21/9/18) sore. 

Mereka diterima Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (Ketum MKA) LAMR Datuk Seri H Al azhar, Ketum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Datuk Seri Syahril Abubakar, yang juga didampingi sejumlah pengurus LAM Riau.

Baik Rusli maupun Al azhar dan Syahril mengatakan, pertemuan itu memang tidak khusus membicarakan soal penolakan berbagai elemen terhadap kegiatan Kirab Satu Negeri yang dilaksanakan Gerakan Pemuda Ansor di Riau. “Kami bersilaturahim ke LAMR, banyak hal yang dibicarakan,” kata Rusli Ahmad.

Cuma diakuinya bahwa di antara banyak hal yang dibicarakan tersebut, disinggung juga acara GP Ansor di Riau, khususnya di Siak, Bengkalis, dan Meranti, bertajuk Kirab Satu Negeri. Kegiatan ini dilakukan Oleh GP Ansor pusat secara estafet pada lima titik. Misalnya, Riau menerima kegiatan itu dari Sumut, kemudian akan pindah ke Kepulauan Riau. 

Untuk hal ini PWNU Riau menyampaikan kepada LAMR bahwa penolakan itu terjadi lebih banyak disebabkan karena kesalahan informasi. GP Ansor diminta arif untuk memandang penolakan itu. “Ya, kalau orang mau ngaji tentu tidak bisa dilarang. Tapi yang apel-apel itu, usahlah,” kata Rusli.

Mengenai kesan Ansor di berbagai daerah lain menolak Ustadz Abdul Somad (UAS), PWNU Riau juga meminta LAMR agar dapat mempertemukan Ansor dengan UAS. Bagaimanapun  UAS adalah aset bangsa, pemuka adat maupun agama, terlebih lagi sebagai warga NU juga.

LAMR Kabupaten Penting juga dibicarakan, kata Rusli Ahmad, adalah bagaimana PWU mendorong LAMR memproleh pancung alas dari berbagai usaha di Riau, terutama dari pertambangan minyak blok Rokan.  “Sama-samalah kita berjuang untuk itu baik di pemerintah pusat, provinsi, dan DPRD, melalui yayasan yang dinaungi oleh LAMR,” kata Rusli yang juga anggota DPRD Riau.

 
 
Kunjungan Ketua PWNU Riau ke LAM Riau dalam Rangka Silaturahim/ Foto Internet

Baik Datuk Seri Al azhar maupun Datuk Seri  Syahril mengatakan, berterima kasih atas silaturahim PWNU sekaligus menjelaskan acara Ansor dan dukungan terhadap sejumlah kegiatan LAMR. Keduanya juga menjelaskan bahwa memang banyak elemen  masyarakat Riau menolak kegiatan Ansor tentang Kirab Satu Negeri itu termasuk LAMR Siak dan LAMR Meranti.

Datuk Seri Syahril menjelaskan, sebagian besar komponen masyarakat itu sudah menyatakan keberatan mereka kepada Polda Riau. Sedangkan LAMR Siak dan LAMR Meranti membuat pernyataan terbuka. “LAMR Provinsi Riau tidak berada pada posisi menerima atau menolak kegiatan itu, tetapi semuanya pasti merupakan anak kemenajkan LAMR,” kata Datuk Seri Syahril.

Ia menjelaskan, khusus dengan LAMR Siak dan LAMR Merenti, LAMR Provinsi Riau tidak punya hal mengintervensi, sebab organisasi menggunakan sistem konfederasi. Masing-masing LAMR kabupaten/ kota mempunyai hak otonomi di bidang agama dan adat, sedangkan inti penolakan mereka berkaitan langsung dengan agama maupun adat itu sendiri.(mcr/urc)

 
 
INFO TERKAIT 
 Jumat, 18 Oktober 2019 07:10:38
Jaga Kondusifitas Jelang Pelantikan Presiden
 Kamis, 03 Oktober 2019 10:10:19
LAM Riau Perjuangkan Masyarakat Tempatan
 Rabu, 02 Oktober 2019 06:10:50
Ketua FKUB Pelalawan H Fadil Harahap Selalu Galang Kerukunan Dan Berbuat Baik
 Kamis, 12 September 2019 07:09:26
Bahas Blok Rokan, DPR RI Undang LAM Riau
 Jumat, 06 September 2019 08:09:39
Ucapkan Terimakasih, LAMR Apresiasi Langkah Gubri Bentuk Tim Terpadu Penertiban Lahan Ilegal
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca