Lewat Inovasi Teh Diabetes, Mahasiswa Unair Raih Emas di China
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Kamis, 27 September 2018 09:09:40
Lewat Inovasi Teh Diabetes, Mahasiswa Unair Raih Emas di China
KETERANGAN GAMBAR :
Empat mahasiswa Unair raih medali emas dalam 10th International Exhibition of Inventions and The 3rd World Invention and Innovation Forum 2018 di China

UTUSANRIAU.CO - Empat mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga ( Unair) meraih medali emas dan penghargaan khusus Negara Thailand dalam ajang "10th International Exhibition of Inventions and The 3rd World Invention and Innovation Forum" (IEI & WIIF 2018) di Foshan China (15/9/2018). 

Keempat mahasiswa itu adalah Novia Tri Handika, Indriani Dwi Wulandari, Nurul Hidayati, dan Neisya Pratiwindya Sudarsiwi. Keempatnya mengangkat ide pemanfaatan kulit ari buah semangka dan sari melati sebagai teh terapeutik sebagai alternatif solusi meningkatkan kualitas hidup penderita Diabetes Mellitus Tipe 2. 

Albedo Romin Tea sebagaimana nama yang diidekan, memanfaatkan kandungan utama albedo atau biasa kulit ari semangka, citruline, senyama kimia yang membantu proses produksi insulin pada hati yang membantu menurunkan kadar gula dalam darah. 

Penambahan kelopak bunga rosella memiliki kandungan flavonoid mampu bekerja sebagai anti radikal bebas, membantu memperbaiki kinerja sel beta pankreas sebagai produsen insulin tubuh. 

Inovasi ini rencananya akan dilakukan pengkajian pra-klinis melalui hewan coba mencit. Keempat mahasiswa tersebut berharap, pembuktian tersebut mampu meloloskan produknya untuk dapat dikonsumsi oleh penderita diabetes dan dipatenkan. “Alhamdulillah, kami bisa mendapatkan penghargaan ini. Perjuangan selama 5 bulan mempersiapkan lomba ini akhirnya terbayarkan. Kami bisa membuktikan bahwa kami bisa berprestasi dan mengharumkan nama almamater,” papar Neisya seperti dikutip dari laman resmi Unair. 

Terkait prestasi yang diraih mahasiswanya, Setho Hadiyusmana, dosen pembimbing menyatakan rasa syukur. Prestasi ini, menurutnya, berhasil diraih atas dukungan berbagai pihak. “Alhamdulillah, saya ingin sampaikan ini bukan prestasi individual, tetapi kelompok, sebagai entitas Fakultas Keperawatan. Tentunya, mereka mahasiswa-mahasiswa yang pintar sejak memasuki studi di Unair, mereka sudah terpilih,” terang Setho. (Rik)

 
INFO TERKAIT 
 Sabtu, 19 Januari 2019 08:01:12
Rektor Lantik Pejabat di Lingkungan Unri
 Minggu, 06 Januari 2019 09:01:35
Mahasiswa Manajemen UPP Rokan Hulu Gelar Outing Class di Objek Wisata Danau Cipogas
 Sabtu, 22 Desember 2018 01:12:33
Ade Berharap Kampus AKN Tetap Berada di Pulau Bengkalis
 Jumat, 21 Desember 2018 07:12:25
Bupati Meranti Berikan Kuliah Umum Pada Mahasiswa AMIK Selatpanjang
 Selasa, 18 Desember 2018 08:12:33
Mulai 1 Januari 2019, Dua Syarat ini akan Diberlakukan bagi Calon Doktor
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca