Satpol PP Rohul Jaring Wanita Pelayan Kafe dan Pasangan Mesum
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Selasa, 02 Oktober 2018 06:10:23
Satpol PP Rohul Jaring Wanita Pelayan Kafe dan Pasangan Mesum
KETERANGAN GAMBAR :
Kepala Bidang Operasional Satpol PP Rohul, Arwin Lubis memberikan pengarahan kepada pelayan kafe yang terjaring

UTUSANRIAU.CO, PASIRPENGARAIAN - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Rokan Hulu (Rohul) mengamankan enam wanita pelayan kafe remang-remang, Senin (1/10/2018) malam. Dalam operasi ini Satpol PP juga mengamankan satu pasangan mesum di sekitaran jalan lingkar kilo meter empat Kecamatan Rambah.
 
Operasi penyakit masyarakat (pekat) ini langsung dipimpin Kepala Bidang Operasional Satpol PP Rohul, Arwin Lubis dan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP, Samsul Kamal.

Arwin Lubis mengatakan, dari tiga TKP yang dilakukan razia tersebut sedikitnya ada enam wanita malam yang diduga sebagai pelayan berhasil kita  amankan. "Dari tiga lokasi tempat hiburan malam operasi kita lanjutkan  ke beberapa wisma dan dari wisma tersebut kita berhasil merazia pasangan bukan suami istri alias pasangan mesum," ujarnya.

Pasangan mesum dipisahkan dengan wanita pelayan kafe. "Karena mereka ini belum ada ikatan pernikahan tentu harus kita panggil kedua orang tua baik dari pihak laki-laki dan perempuannya. Nanti kelanjutannya akan kita kembalikan kepada orang tuanya, sehingga tidak terulang kembali dikemudian hari," ungkapnya.

"Operasi ini sebagai langkah kita untuk memberantas aktivitas pekat di kabupaten rokan hulu khususnya di kecamatan rambah karena  aktivitas kafe remang - remang sudah mulai menjamur sehingga meresahkan masyarakat. Kita komit untuk memberantas pekat, apa lagi kabupaten rohul dikenal sebagai negeri 1000 suluk," sambung Arwin.

Sementara salah seorang pemilik kafe, Bakri Dayan mengatakan sebagai pemilik Karoke keluarga   merasa kecewa karena selama ini sudah mengikuti aturan yang ada di negeri ini. "Saya selaku  pengusaha karoke keluarga  aturan mana lagi yang harus saya ikuti sehingga tidak lagi disudutkan oleh pemerintah ," tuturnya.

Dia  berharap pemerintah bisa menberikan solusi sehingga bisa berusaha mencari kebutuhan keluarganya. Menurutnya usaha yang didibukanya tidak meresahkan masyarakat karena lokasinya jauh dari pemukiman warga,  selain itu suara musik tidak terdengar diluar ruangan.

"Selama ini Saya sudah berusaha mengurus izin legalitas usaha dan saat ini masih dalam proses didinas terkait. Untuk itu dalam proses pengurusan tersebut beri saya kemudahan untuk berusaha apa lagi ini bagian PAD rohul kedepan," harap Bakri. (Ar)

 

 
INFO TERKAIT 
 Rabu, 17 Oktober 2018 07:10:29
Diduga HGU PT ASL Masuk Wilayah Warga Sungai Raya
 Selasa, 16 Oktober 2018 05:10:07
Bayi Baru Lahir Dibuang di Kios Minyak Eceran
 Senin, 15 Oktober 2018 06:10:23
Kecelakaan Beruntun di Inhu, Satu Orang Guru Meninggal, Kepsek Koma
 Jumat, 12 Oktober 2018 05:10:18
12 Wanita Pelayan Kafe Remang - Remang Terjarin Razia Satpol PP Rohul
 Kamis, 11 Oktober 2018 05:10:59
Aparat Demo Kejari dan Polres Rohul Desak Kades Suka Maju Diperiksa
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca