Hoax Ratna Tak akan Membuat Pendukung Prabowo Kabur
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Senin, 08 Oktober 2018 09:10:33
Hoax Ratna Tak akan Membuat Pendukung Prabowo Kabur
KETERANGAN GAMBAR :
Prabowo saat menemui Ratna Sarumpaet

UTUSANRIAU.CO  – Direktur Eksekutif Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Djayadi Hanan, menilai isu hoax Ratna Sarumpaet tak akan membuat pendukung Prabowo 'kabur'. Tapi isu ini jelas membuat citra Prabowo menjadi negatif.

"Isu hoax Ratna Sarumpaet menimbulkan citra negatif kepada kepemimpinan Prabowo kan. Karena selama ini Prabowo dikesankan dengan pemimpin yang kuat, pemimpin yang paham betul dengan masalah, mengerti isu-isu intelijen dan keamanan karena dia militer," kata Djayadi di kantor SMRC, Jakarta, Minggu (7/10/2018).

Meskipun secara elektoral ia yakin pemilih Prabowo tak akan 'lari.' Sebab, pemilih Prabowo, mereka yang tak puas terhadap kepemimpinan Jokowi.

"Dengan demikian mereka tak punya pilihan, mereka mencari alternatif selain Jokowi. Sekitar 25-30 persen itu sulit pemilih berubah. Isu Ratna tak akan membuat pemilih Prabowo menyeberang," kata Djayadi.

Ia melanjutkan beban citra negatif membuat tugas menggaet pemilih yang belum menentukan pilihan menjadi sulit. Apalagi tugas Prabowo saat ini menambah suara.

"Jadi Prabowo harus mencari pemilih termasuk pemilih yang ada di kubu Jokowi, tapi masih berubah. Dengan citra negatif ini akan menjadi sulit," kata Djayadi.
        
Meski begitu, isu Ratna ini juga dianggapnya tak menambah elektoral Jokowi. Tapi hanya tak memberi pengaruh negatif pada Jokowi.

"Dia sudah mengakui kalau itu salah. Dan itu minimal membuat pendukungnya memaaafkan ya. Karena pemilih Prabowo itu cenderung pemilih yang anti-Jokowi. Apapun yang dilakukan Prabowo mereka akan melakukan pembenaran. Sehingga tidak akan membuat mereka lari," kata Djayadi.

Ia tak mengetahui sampai kapan isu ini akan berpengaruh. Tapi bergantung pada isu yang berkembang setelah ini. Misalnya apakah ada isu yang lebih besar lagi.

"Karena ini kan enggak berkaitan dengan isu ekonomi kan. Kalau ini berkaitan bisa panjang. Ini isu fundamental itu. Comes and go. Dugaan saya tidak terlalu lama bertahan," kata Djayadi. (Rik)

 

 
INFO TERKAIT 
 Sabtu, 20 Oktober 2018 12:10:08
Bupati Rohul H. Sukiman Penuhi Panggilan Bawaslu Riau
 Kamis, 18 Oktober 2018 09:10:59
Timses Prabowo akan Laporkan Menteri Luhut dan Sri Mulyani ke Bawaslu
 Kamis, 18 Oktober 2018 09:10:23
10 Kades Patahana Tumbang di Pilkades Serentak Kabupaten Pelalawan
 Rabu, 17 Oktober 2018 05:10:28
KPU dan Bawaslu Rohil Sambangi Rutan Bagansiapiapi
 Rabu, 17 Oktober 2018 04:10:39
Ketua Badiklat Hanura Rohil Jadi Jurkam 10 Caleg Dapil IV
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca