Banjir Melanda, Pasaman Barat Tetapkan Tanggap Darurat 7 Hari
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Senin, 15 Oktober 2018 09:10:56
Banjir Melanda, Pasaman Barat Tetapkan Tanggap Darurat 7 Hari
KETERANGAN GAMBAR :
Salah satu Lokasi terkena dampak banjir di Pasaman Barat


UTUSANRIAU.CO – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat memutuskan untuk menetapkan masa tanggap darurat selama tujuh hari, terkait banjir yang melanda 11 kecamatan di wilayah tersebut. Masa tanggap darurat itu berlaku sejak 11 sampai 18 Oktober 2018.

Dengan dikeluarkannya surat tanggap darurat, Pemerintah setempat berharap penanganan musibah banjir ini bisa lebih maksimal. “Sejak Kamis kemarin, masa tanggap darurat sudah diberlakukan. Ini sudah sesuai persetujuan Bupati,” kata Kepala BPBD Pasaman Barat, Tri Wahluyo, akhir pekan lalu.

Menurut Tri, proses evakuasi masih berlangsung meski banjir sudah mulai surut dan sejumlah warga sudah mulai kembali ke rumah, untuk menyelamatkan barang-barangnya. Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Basarnas, PMI, TNI, Polri dan potensi SAR lainnya, masih siaga.

“Data sementara, sekitar seribu rumah warga terdampak dan ada sekitar seribuan hektare lahan pertanian. Sedangkan untuk arus lalu lintas, saat ini sudah mulai lancar dan bisa dilalui,” ujarnya.

Kepala Dinas Sosial Pasaman Barat Marwazi menyebutkan, saat ini pihaknya sudah mulai mendistribusikan bantuan baik itu makanan, minuman, maupun kebutuhan lainnnya.

Bantuan itu, kata Marwazi, diprioritaskan di empat lokasi terparah yakni di Sasak, Padang Belimbing, Tanjung Pangkal dan Aia Gadang Batang Saman. “Untuk sementara, bantuan yang disalurkan berupa tiga ton beras, 100 tenda, selimut, tikar, ikan kaleng dan kebutuhan mendesak lainnya,” ujarnya.

Sementara untuk lokasi lainnya, bantuan akan didistribusikan secepatnya. Hingga Sabtu sore, masih terkendala akses menuju ke sana. Sebab, jalur masih terputus di Nagari Aia Gadang Kecamatan Pasaman lantaran masih digenangi banjir.

Adapun sejumlah 11 Kecamatan yang dilanda banjir yaitu Kecamatan Wonisari kinali, Simpang Tiga, Jambak Luhak Nan Duo, Kapa, Sasak, Batang Saman, Gunung Tuleh, Sungai Aur, Koto Sawah Ujung Gading, Ranah Batahan, Air Bangis Dan Parit. (Rik)

 
INFO TERKAIT 
 Sabtu, 17 November 2018 09:11:14
Harimau Terjebak di Pemukiman Warga Berhasil di Evakuasi
 Kamis, 15 November 2018 09:11:09
BNPB Ingatkan Potensi Bencana di Riau Tinggi
 Kamis, 15 November 2018 08:11:34
Gempa M 5,5 Guncang Mamasa Sulbar, Warga Panik Keluar Rumah
 Kamis, 15 November 2018 08:11:38
Seekor Harimau Berkeliaran di Pemukiman Warga
 Senin, 12 November 2018 09:11:14
Potensi Karhutla 2019 Bakal Meningkat Karena El Nino
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca