Bupati Meranti Serahkan Bantuan Zakat Comodity Development Kepada Warga Desa Beting
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Jumat, 02 November 2018 09:11:30
Bupati Meranti Serahkan Bantuan Zakat Comodity Development Kepada Warga Desa Beting
KETERANGAN GAMBAR :
Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan Nasir MSi menyerahkan Zakat Comodity Development BAZNas Meranti di Desa Beting Kecamatan Rangsang Pesisir,

UTUSANRIAU.CO, MERANTI - Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan Nasir MSi menyerahkan Zakat Comodity Development Badan Amil Zakat Nasional (BAZNas) Kabupaten Kepulauan Meranti di Desa Beting Kecamatan Rangsang Pesisir, Kamis (1/1/2018). Bantuan langsung diserahkan Bupati kepada perwakilan warga Desa Beting penerima manfaat, di halaman Kantor Desa Beting.

Hadir bersama Bupati Irwan, Asisten II Sekdakab Meranti Syamsuddin SH MH, Ketua MUI Meranti H Mustafa, Mantan Sekretaris Baznas Ustadz Khosim, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jaka Insita, Kepala Dinas Sosial Meranti Drs Asroruddin, Kabag Humas dan Protokol Hery Saputra SH, Camat Rangsang M Nasir, Kades Beting tokoh Mmsyarakat/agama.

Seperti dijelaskan Ketua BAZNas Meranti, Sunarto, Zakat Comodity Development yang diserahkan saat ini merupakan Program Baznas Pusat yang diserahkan kepada masyarakat penerima manfaat didaerah. Dan Meranti merupakan satu-satunya Kabupaten di Riau yang menerima program tersebut.

Bantuan Zakat Comodity Development ini, dikatakan Sunarto, difokuskan pada 13 desa yang tersebar di 3 kecamatan yakni, Kecamatan Pulau Merbau, Rangsang Pesisir dan Tebing Tinggi Timur.

"Untuk tahap pertama penyaluran baru dilakukan untuk 5 Desa yakni di Tajung Sari, Bering, Semukut, Pangkalan Balai dan Centai, jika program ini berhasil maka akan dilanjutkan pada tahap berikutnya di Desa yang lain," jelasnya.

Adapun jenis bantuan yang diberikan berupa bantuan Penampung Air Hujan (PAH) sebanyak 116 buah kepada 116 KK, bantuan lainnya seperangkat alat tangkap Nelayan Pompong Jaring untuk 7 KK dan Bibit Sapi.

"Untuk bantuan ini Baznas Meranti hanya sebagai Fasilitator antara Pemerintah Daerah dna Pusat," ucapnya.

Sunarto juga menekankan bantuan itu murni berasal dari Baznas Pusat melalui Program Baznas Comodity Development oleh karena itu ia berharap jangan dikait-kaitkan dengan unsur politik.

"Program ini tidak ada hubungannya dengan politik karena telah diusulkan oleh Baznas sejak Tahun 2017 lalu," tegasnya.

Sementara itu bupati berharap bantuan yang diserahkan tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat dalam rangka meningkatkan taraf ekonominya.

Seperti diungkapkan bupati, Comodity Development yang diserahkan kepada masyarakat itu, diperoleh berkat usulan Baznas Provinsi Riau untuk membantu Baznas Kepulauan Meranti. Dan salah satu tokoh yang paling berperan mesukseskan adalah mantan Sekretaris Baznas Meranti Ustadz H. Khozim.

Namun karena bantuan tersebut sifatnya sangat terbatas, Baznas Meranti terpaksa menyeleksi kembali Desa penerima, hasil seleksi terpilihlah Desa Beting Kecamatan Rangsang Pesisir.

"Bantuan ini berasal dari Baznas Pusat untuk masyarakat Desa Beting jadi tidak ada unsur politik, andaipun ada pihak-pihak yang mengkaitkannya jangan direspon, karena yang terpenting saat ini adalah aksi konkrit dan real bagaimana bisa berbuat baik untuk masyarakat dan masyarakat dapat manfaat," ujar Bupati Irwan.

Dan kepada masyarakat penerima bantuan diminta untuk tidak berkecil hati jiia bantuan yang diterima belum sepenuhnya sesuai harapan, menurutnya ini merupakan tahap awal dan masih banyak program program lainnya yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Bupati kembali berpesan kepada masyarakat untuk senantiasa menjaga persatuan dan kekompakan antar sesama warga.

"Jika kita ingin maju harus bersatu dan kompak, bagaimana kita bisa membangun dengan baik kalau masyarakat terpecah belah," ucap Bupati.

Pada kesempatan itu, orang nomor satu di Kepulauan Meranti itu, juga berpesan kepada Kepala Desa untuk terus menggesa pembangunan infrastruktur Desa. Karena Tahun 2019 mendatang Pemerintah akan menyalurkan bantuan yang cukup besar, jika ditotal bantuan Pemerintah Provinsi dan ADD Kabupaten maka setidaknya ada 1.8 Miliar dana yang dapat dimanfaatkan untuk membangun Desa.

"Jika dana itu dikelola dengan baik tentu pembangunan desa bisa berkembang, gunakan untuk meningkatkan infrastrujtur di Desa Beting, jangan sampai dana bantuan yang diberikan pemerintah tidak berbekas atau tidak memberikan manfaat pada masyarakat,"ucap Bupati mengingatkan.

Salah satu Infrastruktur yang dibutuhkan warga saat ini adalah, akses penghubung yakni jalan desa, karena seperti diketahui untui pembangunan jalan Desa, telah diserahkan Pemerintah Kabupaten kepada Desa melalui dana ADD. 

"Jadi dana ADD ini dapat digunakan oleh masyarakat melalui program padat karya untuk membangun Desa masing-masing,"pungkas Bupati. (rilishumas)

 
INFO TERKAIT 
 Jumat, 07 Desember 2018 07:12:58
Ratusan Pelaku UMKM Ikuti Workshop Industri Tenun
 Jumat, 07 Desember 2018 07:12:32
Gapensi Rohul Minta Pemkab Berdayakan Kontraktor Lokal
 Kamis, 06 Desember 2018 10:12:39
Pertamina akan Menambah Alokasi Gas Elpiji 3 Kg
 Kamis, 06 Desember 2018 10:12:59
Ekspor Riau Turun 9,24 Persen
 Kamis, 06 Desember 2018 10:12:42
BPS: Nilai Tukar Petani di Riau Masih Defisit
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca