KPK RI Segera Launching MoU Pajak Online Bersama Lima Kepala Daerah Riau dan Kepri dengan Bank Riau Kepri
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Minggu, 04 November 2018 05:11:52
KPK RI Segera Launching MoU Pajak Online Bersama Lima Kepala Daerah Riau dan Kepri dengan Bank Riau Kepri
KETERANGAN GAMBAR :
Kepala Bapenda Riau dan Kepri berkomitmen meningkatkan PAD

UTUSANRIAU.CO, PEKANBARU - Bila tidak ada aral melintang, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia akan me-launching Memorendum of Understading (MoU) antara lima kepala daerah di Riau dan Kepulauan Riau dengan Bak Riau Kepri, 28 November 2018 mendatang. Lima kepala daeerah itu adalah Pekanbaru, Dumai, Batam, Tanjung Pinang dan Bintan.

MoU dilakukan dengan  Dirut  Bank Riau Kepri di Batam. Kegiatan itu akan disaksikan langsung Wakil Ketua KPK RI Basaria Panjaitan serta dihadiri oleh seluruh Bupati, Walikota serta Gubernur wilayah Riau dan Kepri, Ketua Asbanda dan Direktur Eksekutif Asbanda  dan 500 wajib pajak di Kota Batam.

Direncanakan pada saat launching MoU pajak online tersebut Walikota Batam M Rudi SE akan menyerahkan langsung piagam apresiasi kepada 300 orang wajib pajak yang telah menggunakan tapping box.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Koordinator Wilayah II Sumatera Korsup Pencegahan KPK RI, Adlinsyah M Nasution saat rapat persiapan launching MoU pajak online untuk lima kabupaten/kota tersebut bersama Deputi Pencegahan KPK RI Pahala Nainggolan dan Dirut Bank Riau Kepri DR. Irvandi Gustari, Jumat (2/11/18) di ruang rapat Gedung Merah Putih KPK RI Kuningan Jakarta.

Turut hadir pada rapat tersebut Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Batam Raja Azmansyah bersama Pemimpin Bank Riau Kepi Cabang Batam Burhan.

Dikatakan Adlinsyah, Bank Riau Kepri telah dijadikan contoh oleh KPK atau role model dalam hal peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi daerah seluruh Indonesia. Pola peningkatan PAD yang dilakukan Bank Riau Kepri ini yaitu penerimaan pajak hotel dan restoran secara online yang telah diterapkan di Kota Batam.

"Hal ini menarik perhatian KPK sehingga KPK tertarik untuk mendorong pemerintah daerah lain khususnya di wilayah Riau dan Kepri untuk melakukan hal yang sama seperti yang telah diterapkan oleh Bank Riau Kepri bersama Pemko Batam," ujar Adlinsyah.

Saat ini yang sudah melakukan studi banding ke Pemko Batam untuk hal peningkatan PAD melalui pajak online hotel dan restoran ini dikatakan Adlinsyah adalah Pemko Bengkulu dan BPD Bengkulu, Pemko Bandar Lampung dan BPD Lampung, Pemko Jambi dan BPD Jambi.

Dua minggu sebelumnya bertempat di Ruang Rapat Direksi Lantai 8 Gedung Menara Dang Merdu Bank Riau Kepri kelima kabapenda tersebut telah menyampaikan komitmennya untuk peningkatan PAD masing-masing daerah melalui penerimaan pajak hotel dan restoran secara online melalui pemasangan Tapping Box yang nanti dananya langsung masuk secara real time ke masing-masing rekening kas daerah yang ada di Bank Riau Kepri.

Untuk Kota Pekanbaru menargetkan pemasangan Tapping Box sebanyak 1000 unit namun sampai akhir tahun 2018 ini akan direalisasikan sebanyak 400 unit terlebih dahulu, Kota Dumai sebanyak 200 unit Tapping Box.

Sementara itu Kota Batam menargetkan sebanyak 1500 unit Tapping Box namun yang telah direalisasikan sebanyak 250 unit dari target akhir tahun sebanyak 500 unit. Sedangkan untuk Kota Tanjung Pinang sampai dengan akhir tahun 2018 menargetkan sebanyak 200 unit dari yang akan direalisasikan sebanyak 250 unit dan Kabupaten Bintan dari target akhir tahun 2018 sebanyak 200 unit akan direalisasikan sebanyak 150 unit terlebih dahulu.

Penerimaan pajak hotel dan restoran secara online ini dilaksanakan secara online, realtime dan terekam serta termonitor dan merupakan bentuk program transparansi yang tersistem dengan menggunakan alat yang disebut dengan Tapping Box. (rilis)

 
INFO TERKAIT 
 Kamis, 15 November 2018 02:11:57
Sanksi Pajak DKI Dihapuskan Berlaku Sebulan Mulai Hari Ini
 Selasa, 13 November 2018 04:11:02
RAPBD Inhu 2019 Sebesar Rp1,2 Triliun Diajukan ke DPRD
 Selasa, 13 November 2018 09:11:41
Rupiah Kian Lunglai ke Rp14.878 per Dolar AS
 Senin, 12 November 2018 09:11:32
Jika Realisasi tak Tercapai, Anggaran Pusat untuk Riau Dikurangi
 Sabtu, 10 November 2018 10:11:55
Defisit, Sekdaprov Instruksikan OPD Hentikan Kegiatan
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca