Hati-hati, Kebanyakan Minum Bisa Sebabkan Gangguan di Otak
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Rabu, 07 November 2018 08:11:54
Hati-hati, Kebanyakan Minum Bisa Sebabkan Gangguan di Otak
KETERANGAN GAMBAR :
ilustrasi

UTUSANRIAU.CO - Istilah dehidrasi atau kekurangan cairan tentu sudah sangat sering Anda dengar. Tapi, bagaimana dengan hiperhidrasi atau kelebihan cairan?

Menurut dr Irsan Hasan, SpPD-KGEH, hiperhidrasi terjadi karena banyaknya cairan di dalam tubuh. Penumpukan cairan di dalam tubuh ini bisa menimbulkan efek yang disebut dengan hipervolemia.

Lantas, seperti apa hiperhidrasi itu dan bagaimana mengenalinya? Irsan membahasnya melalui sejumlah mitos dan fakta kelebihan cairan di dalam tubuh berikut.
 
Menurutnya, gemar makan garam bisa membuat kelebihan cairan adalah fakta. Tapi, tentu tidak semudah itu terjadi penumpukan cairan karena mengonsumsi garam.

Garam memang bisa menahan cairan tapi bisa juga disebabkan oleh kurang buang air kecil. Perlu diketahui bahwa tubuh mempunyai mekanisme kompensasi, di mana pada konsumsi garam berlebih, akhirnya akan dibuang oleh tubuh.

Minum air putih.

Hiperhidrasi pun terjadi bukan hanya karena garam. Minum banyak air juga bisa menjadi racun dalam tubuh kita. Dalam dunia kedokteran, air memang molekul yang tidak beracun tapi jika minum terlalu banyak, ada beberapa zat dalam tubuh yang mengencer, salah satunya adalah natrium.

"Natrium yang encer di dalam tubuh itu disebut dengan dilusi dan bisa membuat otak bengkak, terjadi gangguan di otak sehingga membuat orang menjadi bingung sampai kesadarannya menurun," ujar Irsan dalam acara Ayo Hidup Sehat di tvOne, Selasa, 6 November 2018.

Sementara mengenai orang yang kelebihan berat badan, kata dia, bukan berarti cairan tubuhnya kebanyakan. Menurut dia, gemuk itu memiliki banyak lemak, bukan air di dalam tubuhnya.

"Cairan memang bisa membuat tubuh bengkak, tapi tidak semua bengkak disebabkan oleh air," katanya.

Soal penderita penyakit jantung mengalami kelebihan cairan, Irsan menegaskan, itu hanya mitos. Perlu diketahui bahwa penyakit jantung bisa disebabkan oleh berbagai hal. Pada penyakit jantung koroner, kaitannya adalah dengan pembuluh darah. Sedangkan pada jantung yang tidak bekerja membuat cairan tidak bisa bersirkulasi sehingga menimbulkan bengkak.

Organ liver atau hati manusia.

Penderita penyakit liver punya cairan berlebih di dalam tubuh pun cuma mitos. Pasien penyakit hati memang bisa terjadi penumpukan cairan, tapi itu tidak selalu terjadi karena pada liver yang mengerut atau mengecil, dan tekanan tinggi, bisa terjadi bengkak-bengkak.

Sementara wanita hamil cenderung mengalami kelebihan cairan adalah fakta. Kehamilan dan faktor hormonal membuat cairan berlebih, namun ini tidak membahayakan. Retensi atau cairan yang tertahan pada masa kehamilan memang bisa membuat bengkak, tapi bengkak pada wanita hamil bisa disebabkan oleh berbagai hal.

Sedangkan perut bengkak dan mual bukan tanda kelebihan cairan. Kelebihan cairan tidak selalu membuat mual dan rasa penuh. Kelebihan cairan karena minum yang banyak memang bisa membuat kembung, tapi pada hipervolume, penderita justru tidak merasakan apa-apa karena cairan ada di pembuluh darah bukan di lambung.

Karena itu, Irsan menyarankan bahwa orang yang kelebihan cairan harus membatasi minum. "Namun perlu diingat bahwa penumpukan cairan bukan hanya karena kebanyakan minum, tapi bisa karena cairan yang keluar sedikit," ucapnya.  (Rik)

Sumber: Viva.co.id

 
INFO TERKAIT 
 Senin, 25 Maret 2019 18:10:25
Menkes RI Sebut Penderita Tiga Penyakit Ini Tinggi di Riau
 Kamis, 21 Maret 2019 02:03:15
Pelayanan Kesehatan Menjadi Perhatian Khusus Pemkab Meranti
 Senin, 18 Maret 2019 02:03:07
Di Puskemas Lubuk Muda Ada Program Dokter Spesialis Bekerjasama Diskes Bengkalis
 Rabu, 27 Februari 2019 03:02:56
Gubri Minta Kroscek Data Ispa Disampaikan Kadiskes
 Jumat, 22 Februari 2019 11:02:43
Puskesmas Limapuluh Wakili Riau di Lomba Puskesmas Layak Anak
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca