Prihatin, 50 Persen Anak di Bengkalis Tak Miliki Akta Lahir
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Jumat, 09 November 2018 08:11:58
Prihatin, 50 Persen Anak di Bengkalis Tak Miliki Akta Lahir
KETERANGAN GAMBAR :

UTUSANRIAU.CO, BENGKALIS - Sedikitnya 50 persen anak di Kabupaten Bengkalis tidak memiliki akta kelahiran. Padahal akta kelahiran sangat penting sebagai salah satu berkas administrasi penduduk.   

Hal itu dikatakan nara sumber Pelatihan Percepatan Peningkatan Cakupan Kepemilikan Akta Kelahiran dari Kementerian Dalam Negeri, Warter. Dikatakan data presentasi kepemilikan akta kelahiran di Kabupaten Bengkalis tahun 2017 sekitar 50,52 persen dari jumlah DPT 173.239 orang anak usia 0-18 tahun."Pencapaian kepemilikan akta kelahiran Kabupaten  Bengkalis belum mencapai signifikan. Delapan  kecamatan dari sebelas kecamatan se-kabupaten telah memiliki UPT, Namun kenyataannya program pencapaian kepemilikan akta kelahiran cukup memprihatinkan," ujarnya.

Padahal secara nasional target untuk tingkat Nasional pencapaian kepemilikan akta kelahiran telah mencapai target.

Agenda pelatihan di gelar di salah satu hotel di Bengkalis, Rabu (7/11/2018). Adapun peserta yang hadir dari unsur Kristen dan wihara serta Kades, Kasi pemdes, UPT Disduk Capil se-kabupaten Bengkalis. Sebagai narasumber dari Dirjen kependudukan dan catatan sipil kemendagri Pusat, Sri Rusiana, Walter Malau.

Ketua panitia Kabid Disduk Capil, Noraini, yang mewakili kepala dinas mengatakan, terlaksananya pelatihan percepatan peningkatan cakupan kepemilikan akta kelahiran ini mengingat masih rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kepemilikan akta kelahiran. "masih banyaknya anak-anak dari umur 0-18 yang belum mempunyai legalitas seperti akta kelahiran", kata, panitia. 

Kiranya dengan adanya pelatihan ini, sambungnya, melalui seluruh peserta yang hadir baik itu kepala desa, KUA, UPT Disduk Capil, unsur pemerintah kecamatan perwakilan gereja dan wihara se-kabupaten Bengkalis, permasalahan terkait rendahnya kesadaran akan pentingnya kepemilikan akta kelahiran dapat mengurangi problema kepengurusan manfaat akte kelahiran, imbuhnya.

Register akta kelahiran merupakan daftar yang memuat data outentik mengenai peristiwa kelahiran yang diterbitkan dan di tandai tangani oleh pejabat yang berwenang berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan. Undang-undang no 23 tahun 2006 tentang administrasi kependudukan. Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) adalah sistem informasi yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk memfasilitasi pengelolaan informasi administrasi kependudukan di tingkat penyelenggara dan instansi pelaksana sebagai satu kesatuan. 
     . 
Agenda pelatihan yang di gegas Disduk Capil Bengkalis percepatan peningkatan cakupan kepemilikan akta kelahiran narasumber menyambut baik. Dengan adanya bintek mudah-mudahan mendorong instansi pemerintah serta yang mewakili elemen masyarakat keinginan kepemilikan akta kelahiran semakin baik dan akan mencapai target 85 % tahun 2018. Sesama penyelenggara jangan sampai di persulit, jika perlu seiring sejalan dan jalin komunikasi yang baik maka seluruh upaya maksimal yang kita kerjakan akan menuai maksimal. Bila perlu pemerintah melalui Disduk Capil jemput bola ke daerah tersebut." Mudah mudahan apa yang disampaikan narasumber dapat dipahami bersama dan tak kalah pentingnya dapat di informasikan ke masyarakat setempat. Tentunya atas peran serta peserta bimtek dapat dirasakan masyarakat. (yul)

 
INFO TERKAIT 
 Jumat, 16 November 2018 01:11:46
Hari Ini, Maaruf Amin Berkunjung ke Riau
 Jumat, 16 November 2018 01:11:19
Turadi Ajak Warga Berprilaku Pola Hidup Sehat,Sosialisasi Posbindu PTM
 Jumat, 16 November 2018 01:11:33
Dewan Pengupahan Kab Bengkalis Tetapkan UMK Rp. 3.005.706
 Kamis, 15 November 2018 09:11:46
Disahkan 19 November, APBD Pekanbaru 2019 Tetap Rp 2,5 T
 Kamis, 15 November 2018 08:11:05
Pemko Pekanbaru Fokus Bayarkan Tunda Bayar 2017
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca