Gempa M 5,5 Guncang Mamasa Sulbar, Warga Panik Keluar Rumah
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Kamis, 15 November 2018 08:11:34
Gempa M 5,5 Guncang Mamasa Sulbar, Warga Panik Keluar Rumah
KETERANGAN GAMBAR :
ilustrasi

UTUSANRIAU.CO - Warga Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar) kembali panik akibat gempa bumi yang kembali mengguncang pagi ini. Getaran gempa dirasakan kuat dan berlangsung sekitar 10 detik.

Gempa ini dirasakan pada hari Kamis (15/11/2018), sekitar pukul 07.00 WITA. Warga berhamburan keluar rumah, karena takut bangunan rumahnya ambruk. 

"Terasa sekali guncangannya, saya langsung lari untuk menyelamatkan diri, kami sangat trauma akibat gempa yang tidak kunjung berhenti," ujar salah seorang warga Mamasa, Gladis, kepada detikcom.

Tidak hanya di Mamasa, guncangan akibat gempa juga dirasakan warga Polman, Majene, Mamuju, Mateng dan Pasangkayu.

"Karena gempa, muncul beberapa retakan di rumah saya, walau kecil tapi saya takut jangan sampai roboh apalagi jumlah retakan banyak," kata warga Polman, Yusri.

BMKG mencatat gempa di Mamasa pagi ini, berkekuatan 5,5 Magnitudo. Pusat Gempa berada di 13 km Tenggara Mamasa-Sulbar, dengan kedalaman 10 km.

Gempa susulan kembali terjadi dengan magnitudo 5,0 terjadi pada pukul 07.30 WITA.

Warga yang tadinya sudah masuk ke dalam rumah, kembali berhamburan ke jalan untuk menyelamatkan diri. Sebagian ada yang memilih mengungsi sambil membawa sejumlah barang. 

"Kalau begini, lebih baik mengungsi lagi ke tempat aman, kami betul-betul merasa takut dan trauma," kata Ade, warga Mamasa seperti dilansir detikcom, pada hari Kamis (15/11/2018).

BMKG mencatat, gempa susulan ini berkekuatan Mag 5.0, terjadi pada 12 km Timur Laut Mamasa-Sulbar, dengan kedalaman 10 km.

Sebelumnya gempa mengguncang Mamasa pada pukul 07.00 WITA. Tidak hanya di Mamasa, guncangan akibat gempa juga dirasakan warga Polman, Majene, Mamuju, Mateng dan Pasangkayu.

"Karena gempa, muncul beberapa retakan di rumah saya, walau kecil tapi saya takut jangan sampai roboh apalagi jumlah retakan banyak," kata warga Polman, Yusri. (Rik)

 
INFO TERKAIT 
 Jumat, 07 Desember 2018 04:12:34
GAKKUM LHK Amankan Sudigdo dan 3 Alat Berat Rambah Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu
 Selasa, 04 Desember 2018 08:12:53
JMGR: Tanpa SK PS Gambut, Jokowi Tidak Perlu Ke Riau
 Senin, 03 Desember 2018 08:12:18
Potensi Hujan di Riau Hingga April
 Jumat, 30 November 2018 08:11:01
Saat Indonesia Jadi Negara Penyumbang Limbah Plastik Terbesar Dunia, Ibu-ibu Pekanbaru Dirikan Kelompok Perajin Sampah
 Jumat, 23 November 2018 07:11:32
Ir. Selamat, MM: Tahun 2018, TK PPEG Terbentuk di Dua Desa, Tahun Depan Dua Desa lagi
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca