HM. Wardan: Masyarakat Inhil saat ini Dihadapkan Pada Kondisi Sulit
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Sabtu, 29 Desember 2018 04:12:17
HM. Wardan: Masyarakat Inhil saat ini Dihadapkan Pada Kondisi Sulit
KETERANGAN GAMBAR :
Bupati Inhil Drs HM Wardan MP bersama Presiden RI Jokowi

UTUSANRIAU.CO, TEMBILAHAN - Masyarakat Inhil saat ini dihadapkan pada kondisi sulit. Hal tersebut diungkapkan Bupati Inhil Drs HM Wardan MP di sela sambutannya saat menghadiri Tabligh Akbar di Mesjid Raya Al Huda Tembilahan, Kamis (27/12/18) malam.

"Hari ini masyarakat Inhil sedang mengalami masa-masa sulit sebab harga kelapa yang sangat-sangat anjlok. Karena hampir 70 persen masyarakat Inhil menggantungkan kehidupannya dengan kelapa," sebutnya. 

Dikatakan Bupati bahwa pada akhir tahun 2017 lalu harga kelapa Inhil mencapai 3600 rupiah perbutir, namun belakangan ini diketahui harga kelapa turun drastis.

Berdasarkan data yang didapat, hal tersebut tidak hanya dialami oleh Inhil saja, namun juga di beberapa daerah penghasil kelapa di Indonesia. 

"Tapi tadi saya sudah mendapat laporan kalau harganya sudah naik. Kita terus berupaya menaikkan harga kelapa," tuturnya 

Melalui momen keagamaan tersebut Bupati mengajak seluruh masyarakat Inhil untuk terus bersabar dan tetap berdoa agar harga kelapa dapat meningkat.

"Saya katakan dengan kita saling meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah, dengan selalu mengikuti kegiatan majelis seperti ini, mudah-mudahan doa kita diijabah," ujar Bupati Agamis ini. 

Sebagaimana diketahui, dirinya telah beberapa kali melakukan pertemuan dengan Kepala Negara, Presiden RI Ir Joko Widodo untuk membahas perkelapaan di Inhil. 

"Saya di setiap kesempatan, bukan hanya di tingkat daerah saja tapi sampai ke nasional bagaimana memperjuangkan harga kelapa ini bisa naik. Langsung ketemu sama Presiden sudah 3 kali, tidak ada lain yang kita sampaikan bagaimana Peresiden bisa memperhatikan masyarakat Ihil yang sangat bergantung pada kelapa. Beliau menyampaikan insya Allah di tahun 2019 akan ganti kebijakan tentang perkelapaan ini. Kita berdoa mudah-mudahan harga kelapa naik. Kalau harga kelapa naik, Insya Allah masyarakat Inhil akan sejahtera. Kalau masyarakat Inhil sejahtera maka banyak yang umroh," harap Pemimpin Negeri Hamparan Kelapa Dunia ini, seraya di aamiin kan oleh para jemaah yang hadir dalam kajian yang dipandu oleh Guru Udin tersebut. **Rls

 
INFO TERKAIT 
 Rabu, 12 Juni 2019 10:06:01
Wapres Khawatir Banyak Maskapai Penerbangan Bangkrut
 Rabu, 12 Juni 2019 10:06:13
Menkeu: Semua Negara Pusing Memajaki Google Hingga Facebook
 Senin, 10 Juni 2019 09:06:01
Hasilkan Jutaan Rupiah Ini yang di Lakukan Oci Yonita Marhari Warga Jalan Gajah Mada Kulim
 Jumat, 07 Juni 2019 09:28:13
Gubri Syamsuar Minta Hotel Dukung UKM Halal
 Minggu, 02 Juni 2019 07:06:50
Tiga Hari Jelang Idul Fitri, Harga Pangan Normal dan Pasokan Aman di Kota Pekanbaru
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca